Jangan Percaya! 11 Mitos Salah yang Berbahaya tentang Olahraga

Greget.co – Olahraga merupakan kebutuhan dasar manusia. Untuk menjaga kesehatan, setiap orang perlu berolahraga dan melatih jiwa raga. Namun, banyak mitos yang beredar di masyarakat tentang olahraga. Apakah mitos tersebut benar? Perlukah kita mengikutinya?

Daripada bingung mending simak hasil ulasan Greget.co aja ya…

1. Kamu sudah olahraga dengan greget a.k.a maksimal kalau badan udah terasa sakit

mitos olahraga

Salah.

Kamu gak perlu sampai harus merasakan sakit untuk menikmati olahraga. Bila kamu merasa sakit karena udah lama gak olahraga, atau latihan gerakan baru, itu wajah aja.

Tapi kalau kamu sakit karena memaksa ototmu untuk terus bekerja, itu baru salah. Bila kamu sudah merasa begitu lelah, kamu harus berhenti.

2. Aerobik = olahraga yang terbaik

aerobik
Salah.

Tidak ada yang namanya olahraga terbaik. Olahraga yang baik adalah yang seimbang. Jadi kamu gak cuma melatih otot, tapi juga keluwesan tubuh.

Jangan lupa, selalu stretching sebelum memulai olahraga.

3. Tubuh akan kelihatan berotot bila melakukan latihan angkat beban

latihan fitness

Salah.

Buat kamu para cewek, gak perlu kuatir. Meskipun kamu angkat beban, badan kamu gak bakal berotot seperti cowok. Karena kalian gak punya hormon testosteron sebesar cowok untuk bikin otot gede kayak cowok.

4. Olahraga harus yang berat-berat biar hasilnya kelihatan cepat

olahraga berat

Salah besar!

Kamu gak perlu memaksakan diri untuk mendapat manfaat olahraga. Jika kamu overtrain maka itu gak ada gunanya. Berolahragalah dengan intesitas sedang, agar tubuh lebih bugar.

5. Satu-satunya cara untuk sehat adalah berolahraga di gym

fitness gym

Gak Mesti

Latihan di rumah pun bisa. Kamu bisa cek latihan-latihan yang cocok untuk dilakukan di rumah di YouTube.

6. Latihan abdominal cepat mengecilkan perut.

latihan perut
Salah.

Latihan abdominal seperti sit-up penting untuk menguatkan otot-otot perut dan memperbaiki bentuk.

Otot adalah otot dan lemak adalah lemak. Seberapa banyak sit-up yang telah dilakukan tidak berarti otot perut dapat berkurang. Untuk mengurangi lemak, Anda juga tetap harus memperhatikan pola makan dan mengurangi kalori.

7. Latihan aerobik dapat membantu mengurangi berat badan secara permanen dan dapat mempercepat metabolisme.

cewek aerobik
Tidak seluruhnya benar. Metabolisme memang menjadi lebih cepat dan bertambah selagi berolahraga, tetapi hanya untuk waktu yang pendek. Tetapi bila Anda menambah beban ketika beraerobik, latihan itu akan membakar kalori pada otot yang berarti memberikan manfaat pada metabolisme untuk jangka waktu yang agak panjang.

8. Olahraga selalu membuat lapar.

olahraga sehat
Salah. Olahraga yang intens memang menambah selera makan. Olahraga juga dapat membantu Anda mengontrol selera makan, hingga Anda menjadi lebih peka dengan apa yang dirasakan oleh tubuh. Dengan begitu, Anda akan bisa memberikan tubuh hanya apa yang dibutuhkannya.

9. Anda dapat makan apapun yang diinginkan asal cukup berolahraga.

wanita olahraga di rumah

Tidak betul. Bila tubuh Anda lebih banyak menerima kalori daripada apa yang sudah dibakar, berat badan akan bertambah. Aturan kebugaran yang baik termasuk keseimbangan yang peka antara cukup berolah raga dan pola makan yang benar.

10. Berolahraga membuat Anda tidak tidur semalaman.

cewek seksi fitness
Salah. Bila Anda berolahraga pada malam hari, hal itu memang betul. Tapi bila Anda berolahraga pada jam-jam yang normal, maka Anda akan tidur lebih nyenyak dan membuat Anda lebih segar dalam menjalani kegiatan keseharian.

11. Dengan menambahkan beban di tangan dan pergelangan kaki pada saat melakukan jogging, Anda dapat melakukan latihan penguatan otot dan aerobik pada saat yang bersamaan.

cewek seksi jogging
Salah. Lakukan kedua latihan tadi pada saat yang berbeda. Paling tidak, lakukan aerobik terlebih dahulu baru kemudian jogging. Jangan digabung. Bila melakukannya pada saat yang bersamaan, dapat menekan jaringan-jaringan otot dan menimbulkan masalah pada otot serta persendian.

Leave a Reply