5 Manfaat Luar Biasa Setelah Magang (Internship) di Luar Negeri

Banyak pelajar di Indonesia beranggapan magang di perusahaan hanyalah menghabiskan waktu dan tenaga. Apalagi jika harus magang di perusahaan asing dalam negeri maupun luar negeri harus menambah pengeluaran biaya lebih. Mereka lebih memilih magang di perusahaan dalam negeri.

Memang tidak salah dengan pemikiran tersebut, namun jika kamu mendengar pengalaman dari sebagian pelajar yang melakukan internship di perusahaan luar negeri mindset kamu akan berubah seketika. Sebab banyak keuntungan besar yang bisa kamu peroleh setelah magang di luar negeri seperti berikut ini.

Mendapat Tantangan Baru

Mendapat Tantangan Baru (cdn.idntimes.com)

Pernah mendengar istilah “Jika kamu melakukan sesuatu hal yang kamu bisa secara terus menerus kamu tidak akan mengalami kemajuan”?. Istilah tersebut artinya saat kamu menguasai satu bidang kompetensi jangan hanya berpuas diri untuk tidak mencoba komptensi kemampuan yang lain karena kamu tidak akan maju dan sukses.

Setelah kamu memutuskan magang ke luar negeri kamu mendapatkan tantangan baru dalam pencapaian karir. Perlu kamu ketahui bahwa perlakuan perusahaan luar negeri pada anak magang berbeda dengan perusahaan di Indonesia. Mereka memperlakukan anak magang sebagai pekerja yang tugasnya bukan hanya membuat kopi tetapi turut menangani sebuah proyek.

Mengasah Kemandirian

Mengasah Kemandirian (www.cosmopolitan.co.id/)

Dengan magang di luar negeri kamu akan jauh dari orang tua dan keluarga. Mau tidak mau setiap hari kamu harus mengurus dirimu sendiri secara mandiri sampai terbiasa dan terasah, mulai dari mengelola jadwal harian, mengelola kebutuhan serta finansial keuangan kamu.

Budaya Internasional

Budaya Internasional (1.bp.blogspot.com)

Keuntungan yang kamu dapatkan dengan magang di luar negeri berikutnya adalah dapat lebih mengenal dan memahami kebudayaan Internasional. Berada di tanah asing membuat kamu akan secara alami melakukan adaptasi terhadap lingkungan untuk bertahan. Banyak kebudayaan asing yang bisa kamu eksplor ketika berada di luar negeri.

Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Meningkatkan Kemampuan Komunikasi (freshconsultant.co.id)

Ketika kamu berada di luar negeri setidaknya kamu harus menguasai bahasa inggris ini yang pertama dan utama. Secara tidak langsung meningkatkan kemampuan komunikasi melalui bahasa dan budaya komunikasi inter personal dengan rekan baru. Kamu akan lebih terbuka pada perbedaan pendapat serta keilmuan baru mengenai hubungan kerja yang tidak ada di dalam negeri.

Memperluas Relasi

Memperluas Relasi (image-serve.hipwee.com)

Melakukan magang di luar negeri akan memperluas relasi kamu mendapatkan rekan kerja, pimpinan dan daftar perusahaan besar di luar negeri sehingga besar kesempatan untuk menjalin kerjasama. Siapa tau rezeki kamu bisa bergabung dan memperoleh karir yang bagus pada perusahaan di luar negeri setelah magang (internship).

Nah, itulah 5 keuntungan besar yang bisa kamu peroleh setelah magang di luar negeri. Masihkah berfikir untuk takut ke luar negeri? Semoga bermanfaat.

Yuk, Kenali Tipe-tipe Mahasiswa di Indonesia

Yuk, Kenali Tipe-tipe Mahasiswa di Indonesia

Inilah 7 Tipe mahasiswa yang ada di Indonesia

Ada beberapa tipe Mahasiswa yang perlu diketahui oleh para sobat blogger diseluruh Nusantara. Mungkin aku akan sedikit membahas beberapa tipe Mahasiswa yang sering kita dengar atau kita ketahui, karena banyak sekali yang bisa kita ketahui dari kebiasaan-kebiasaan dari Mahasiswa. Nah tipe-tipe Mahasiswa yang aku maksudkan adalah sebagai berikut ini:

Tipe Kupu-Kupu (Kuliah Pulang – Kuliah Pulang)
Tipe Mahasiswa yang pertama adalah Tipe Kupu-Kupu, atau bisa disebut dengan Kuliah Pulang – Kuliah Pulang. Tak jarang kan kita melihat sebagian besar teman kita sendiri atau bahkan orang lain bertipe seperti ini.

Setiap hari biasanya kerjaannya hanya Kuliah dan Pulang, sepertinya tidak ada acara lain selain dua hal tersebut. Nah menyikapi hal tersebut, mungkin kurang tepat bagi aku pribadi ya atau bahkan bagi para sobat blogger sekalian.

Tipe Mahasiswa Kupu-Kupu ini biasanya adalah tipe mahasiswa pendiam dan biasanya juga tipe mahasiswa seperti ini tidak memiliki teman yang banyak di kampus. Kekurangan lain dari Tipe Mahasiswa Kupu-kupu adalah tidak akan seterkenal dengan Mahasiswa yang aktif dan selalu ada aja kegiatan di Kampus untuk mengisi waktu luangnya. Misalnya saja seperti tipe Mahasiswa Tikus dan Kelabang.

Tipe Capung (Cari Pinjaman Utang)
Tipe Mahasiswa selanjutnya adalah Tipe Mahasiswa Capung (Cari Pinjaman Utang), nah biasanya tipe mahasiswa seperti ini adalah tipe mahasiswa yang sering menghambur-hamburkan duit tanpa adanya kejelasan dan keperluan yang memang benar-benar dibutuhkan.

Tipe Capung biasanya terjangkit pada mahasiswa yang lagi membutuhkan duit untuk membeli sesuatu, atau karena tidak memiliki duit untuk makan dan jajan sehari-hari. Terkadang apabila duit di dompet sudah tidak ada, biasanya nyari pinjaman utang ke temen atau orang lain.

Sungguh sangat malang nasib mahasiswa bertipe Capung ini, sebenarnya tidak ada salahnya kan apabila bertipe seperti ini. Namun, sebaiknya usaha sendiri terlebih dahulu sebelum meminjam, pergunakan waktu dan kesempatan sebaik-baiknya agar tidak menjadi mahasiswa yang bertipe ini.

Tipe Kumbang (Kemanapun Bimbang)
Tipe Mahasiswa yang selanjutnya adalah Tipe Kumbang (Kemanapun Bimbang), tipe ini biasanya melekat kepada mahasiswa yang apabila pergi kemanapun resah, gelisah, dan akhirnya gak jadi pergi. Meskipun pergi, pergipun gak tenang karena mungkin ada desakan atau halangan yang membuat bimbang.

Tipe Kumbang ini tidak selalu terjadi, namun biasanya hal ini terjadi kepada mahasiswa yang memiliki suatu permasalahan yang membuat hati ini tidak tenang/bimbang untuk bepergian kemanapun.
Misalnya saja disaat ingin menghadiri suatu acara, namun orang tua tidak mengijinkan. Maka yang terjadi adalah keraguan, kegelisahan, dan kebimbangan yang akan melanda disetiap perjalanan maupun ditempat acara.

Tipe Kelabang (Keliaran Bangga)
Tipe Mahasiswa selanjutnya adalah Tipe Kelabang (Keliaran Bangga), hal ini bisa kita temui bahwasanya ada berbagai macam mahasiswa yang kerjaannya keliaran setiap saat. Perlu diketahui, keliaran tuh beda dengan Mbolang (Bocah Petualang) ya

Tipe Lalat (Selalu Telat)
Nah untuk Tipe Mahasiswa yang satu ini yakni Tipe Lalat (Selalu Telat), biasanya tak jarang ditemui dan bahkan sering. Biasanya tipe mahasiswa Lalat selalu ada alasan ketika ditanya oleh dosen yang sedang mengajar, kadang macet lah, kadang antri kamar mandi lah, kadang sakit perut lah, dan kadang ban motor bocor lah.
Pokoknya untuk tipe mahasiswa yang satu ini selalu ada aja alasan untuk menghindar dari kesalahannya tersebut. Biasanya kebanyakan mahasiswa yang telat masuk kuliah, ternyata karena susah bangun atau bisa disebut bangunnya kesiangan.
Nah dari ketelatan tersebutlah bisa membuat lebih terkenal atau bahkan tercemar, ya kalo menurut saranku lah mending jangan menjadi tipe mahasiswa Lalat, karena kebanyakan dosen tidak suka dengan mahasiswa yang suka telat masuk ke kelas.

Tipe Nyamuk (Nyari Muka)
Tipe Mahasiswa selanjutnya adalah Tipe Nyamuk (Nyari Muka), biasanya tipe mahasiswa seperti ini tak jarang kita temui dan bahkan bisa jadi teman kita sendiri di kelas. Tipe mahasiswa seperti ini kerjaannya hanya mencari muka dari dosen atau teman yang lainnya. Dan terkadang teman seangkatannya kurang suka dengan tingkah lakunya.
Ada banyak hal yang biasanya dilakukannya ketika ingin mencari muka dari dosen atau teman-temannya, misalnya saja dari dosennya. Biasanya pada saat ujian atau tugas, teman yang lainnya tidak diberitahu dan ngumpulin terlebih dahulu. Selain itu dia bahkan sok tau didepan dosen.
Nyari muka sech nyari muka, asalkan sewajarnya sajalah agar tidak mengganggu teman-temannya.

Tipe Laba-Laba (Lempar Batu Lapis Baja)

Tipe Mahasiswa berikutnya adalah Tipe Laba-laba (Lembar Batu Lapis Baja), nah tipe mahasiswa yang dimaksudkan aku disini adalah tipe mahasiswa yang sering berdemo. Bener kan dengan kata Lempar Bati Lapis Baja? pastinya benar, gimana pada saat demonstrasi kan biasanya memang mahasiswa melempar-lempar batu kepada para petugas yang berlapis baja.

Demikianlah 7 tipe mahasiswa di Indonesia. Semoga menambah khazanah pengetahuan Anak Unsri semua.

Perbedaan Jurusan Teknologi Kelautan, Teknik Kelautan dan Ilmu Kelautan

ilmu kelautan, teknik kelautan,teknologi kelautan

Beberapa jurusan atau program studi di perkuliahan, seringkali namanya mirip-mirip, yang untuk sebagian calon mahasiswa tampak sama dan tidak diketahui perbedaannya. Contoh, antara jurusan geologi dan jurusan geodesi. Persamaannya apa dan perbedaannya apa? Banyak yang belum tahu. Terkait prospek kerja jurusan geomatika dan geodesi, sudah dibahas di artikel ini.

ilmu kelautan, teknik kelautan,teknologi kelautan

Pada tulisan kali ini, kami akan sampaikan kepada teman-teman tentang perbedaan antara jurusan TEKNIK KELAUTAN, TEKNOLOGI KELAUTAN dan ILMU KELAUTAN.

Baik, kita mulai dari yang pertama, Jurusan Teknik Kelautan.

Jurusan Teknik Kelautan adalah jurusan yang yang lebih banyak mempelajari tentang rekayasa pada bidang pantai atau lepas pantai (Coastal and Offshore Engineering). Fokusnya adalahmempelajari tentang pemanfaatan serta pengelolaan laut untuk sarana dan prasarana transportasi laut dan sumber dayanya.

Sarana dan Prasarana transpostasi laut contohnya seperti pelabuhan, dermaga, kapal dan lain sebagainya. Sedangkan mempelajari sumber daya laut, seperti pencemaran laut, pengendalian lingkungan, kemungkinan bencana dan lain sebagainya.

Adapun akar dari pelajaran atau kuliah di teknik kelautan yaitu berdasar pada ilmu-ilmu mekanika, dinamika fluida terutama untuk lingkungan laut, geologi, dan bangunan lepas pantai. Termasuk juga fasilitas-fasilitas yang ada di pelabuhan seperti dermaga.

Bidang kajian yang akan di bahas dalam Teknik Kelautan antara lain adalah bangunan lepas pantai, proses pantai, bangunan pelindung pantai, teknik perkapalan, akustik bawah laut, hidrodinamika laut, dan penyebaran polutan.

Pada prinsipnya ilmu yang dipelajari pada jurusan Teknik Kelautan lebih banyak berkaitan dengan ilmu fisika terapan, terutama ilmu mekanika. Sedangkan infrastruktur keairan yang dipelajari mulai dari batas pantai ke laut lepas.

Beberapa bidang studi pada jurusan Teknik Kelautan antara lain:

  1. Teknik Pantai

Pada bidang studi Teknik Pantai ada kaitan dengan perancangan fasilitas dan struktur pantai, identifikasi perilaku kondisi tanah dasar laut,analisa pondasi bangunan laut, perancangan anjungan dengan struktur beton, perancangan pembuatan dermaga dan lain-lain, pengelolaan wilayah pantai, dan sebagainya.

Jadi lebih fokus pada perancangan fasilitas di sekitar pantai.

  1. Teknik Lepas Pantai

Pada bidang studi Teknik Lepas Pantai, akan banyak mempelajari masalah teknologi pemanfaatan laut, teknologi untuk media transportasi seperti pipa dan kabel yang ada dilaut. Media transportasinya adalah media statis (pipa, kabel, dsb.), bukan media dinamis (kapal laut, dsb.). Sehingga tidak mempelajari tentang perkapalan atau pembuatan kapal. Karena itu jurusannya sudah beda.

  1. Manajemen Sumber Daya Kelautan

Pada bidang studi ini mempelajari pengelolaan pemanfaatan sumber daya laut agar lebih optimal dan berkelanjutan. Pengelolaan sumberdaya tersebut juga dikaitkan dengan kondisi polusi, pengetahuan iklim dan hal-hal yang dapat mempengaruhi sumber daya dan keberlanjutannya.

  1. Energi dan Lingkungan Laut

Bidang studi ini mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan identifikasi kondisi lingkungan laut yang ditinjau dari segi oceanografi dan geologi, pemanfaatan gelombang laut dan pasang surut sebagai sumber energi alternatif konversi energi panas lautan. Bidang studi ini juga untuk pemecahan masalah pencemaran lingkungan laut, dan sebagainya.

Beberapa keahlian dalam teknik kelautan diantaranya :

  1. Bangunan Lepas Pantai (Offshore Structure). Mempelajari analisis dan perencanaan kekuatan struktur bangunan laut, analisis kekuatan material, analisis keandalan dan resiko serta bidang-bidang yang relevan terhadap bangunan lepas pantai.
  2. Hidrodinamika Lepas Pantai (Offshore Hydrodinamics). Mempelajari identifikasi perilaku aliran fluida, analisis respon dinamis bangunan laut terhadap eksitasi gaya gelombang, dan analisis gelombang lautan acak, serta bidang-bidang yang relevan.
  3. Perancangan dan Produksi Bangunan Lepas Pantai (Design and Production Of Offshore Structure). Mempelajari system anjungan minyak lepas pantai dan bangunan lain, analisis tekno ekonomis bangunan laut, Teknologi dan manajemen produksi bangunan laut, perancangan dan system fasilitas bawah laut. Bedanya dengan point 1., adalah kalau pada point 1, lebih fokus pada MATERIAL dan LINGKUNGANnya, sedangkan pada point 3 ini, adanya aspek MANAJEMEN dan PERHITUNGAN EKONOMIS. Walaupun tidak detail.
  4. Energi dan Lingkungan Laut (Ocean Energy and Environmental). Mempelajari kondisi lingkungan laut yang ditinjau dari segi oceanografi dan geologi, pemanfaatan gelombang laut dan pasang surut sebagai sumber energi alternatif konversi energi panas lautan, pemecahan masalah pencemaran lingkungan laut, serta bidang-bidang yang relevan.
  5. Teknik Pantai dan Pelabuhan Laut (Coastal Engineering). Mempelajari perancangan fasilitas dan struktur pantai, identifikasi perilaku kondisi tanah dasar laut, analisa pondasi bangunan laut, perancangan anjungan degnan struktur beton, pengelolaan wilayah pantai, serta bidang-bidang yang relevan.

Demikian, penjelasan singkat tentang Teknik Kelautan. Mudah-mudahan teman-teman mendapat gambaran yang cukup jelas.

Selanjutnya, kita akan berbicara tentang Teknologi Kelautan.

Teknologi Kelautan pada dasarnya adalah ilmu yang mempelajari rekayasa yang ditujukan untuk memanfaatkan laut baik sebagai media transportasi maupun sebagai sumber daya dan ruang atau lingkungan hidup. Teknologi kelautan ini merupakan turunan dari teknik perkapalan.

Adapun tugas dari teknologi kelautan :

  1. Menyediakan sumber daya manusia atau tenaga ahli pada bidang perencanaan kapal
  2. Konstruksi dan kekuatan kapal
  3. Manajemen galangan dan industri berat
  4. Hidrodinamika
  5. Manajemen pelabuhan dan transportasi laut
  6. Sistem perkapalan
  7. Sistem propulsi
  8. Sistem perpipaan dan alat bantu
  9. Perencanaan struktur lepas pantai
  10. Perencanaan fasilitas pantai
  11. Pelabuhan dan fasilitas laut
  12. Sistem pipa bawah laut

Jadi, bedanya apa?

Teknik Kelautan, fokus pada mempelajari tentang bangunan dan lingkungan laut. Sedangkan Teknologi kelautan lebih fokus pada teknologi transportasinya. Namun demikian, dalam perkuliahan, seringkali mata kuliah yang dipelajari saling berkaitan dan bahkan mirip-mirip. Karena memang aspeknya sama, yaitu kelautan.

Teknik Kelautan cakupannya lebih luas dibandingkan Teknologi Kelautan.

Kemudian, bagaimana dengan jurusan Ilmu Kelautan?

Pembahasan tentang ilmu kelautan sengaja kami pisahkan, karena area bahasannya yang cenderung berbeda jauh dari pada dua jurusan sebelumnya.

Pada jurusan Ilmu Kelautan, pengajaran lebih pada kondisi biologi, kimiawi dan fisika laut sehingga membentuk atau mempengaruhi kondisi dan ‘cara bekerja’ laut.

Mata kuliah yang dipelajari misalnya: Pengantar Oseanografi yang fokus sama ilmu fisika dan kimia. Tapi namanya juga pengantar, artinya kuliah ini mempelajari dasar-dasar dari ilmu Oseanografi itu sendiri. Pada mata kuliah ini, teman-teman akan mengerti tentang pentingnya temperatur, salinitas (kadar garam), densitas, arus, gelombang, nutrien dan faktor fisika-kimia lainnya yang sangat mempengaruhi “cara kerja” laut.

Mata kuliah Oseanografi akan dilanjutkan dengan mata kuliah Mata kuliah Oseanografi Fisika dan Oseanografi Kimia di semester selanjutnya.Mata kuliah tersebut lebih fokus membahas tentang kondisi-kondisi fisika dan kimia laut. Contoh mata kuliah lain di jurusan ilmu kelautan adalah Mikrobiologi yang kemudian dilanjutkan dengan Mikrobiologi Laut pada semester selanjutnya.

Mata kuliah yang juga membedakan dengan dua jurusan kelautan sebelumnya, adalah Dasar-Dasar Manajemen dan Manajemen Lingkungan Pesisir dan Laut. Ilmu manajemen di sini bukan manajemen perusahaan yang terkait produksi, promosi dan sejenisnya. Tapi manajemen atau pengelolaan tentang wilayah laut dan pesisirnya. Pengelolaan yang dimaksud adalah termasuk identifikasi, pemetaan dan penataan baik sumber daya alamnya maupun sumber daya manusianya.

Jadi, pada jurusan Ilmu Kelautan, mata kuliah yang dipelajari lebih kepada ‘pengetahuan secara luas dan mendalam’ seputar laut dan pesisirnya, tetapi tidak tentang ‘membuat sesuatu di laut atau di atas permukaan laut (seperti pada Teknik Kelautan dan Teknologi Kelautan).

Lebih baik masuk jurusan mana?

Itu kembali kepada minat/passion teman-teman sendiri. Jika teman-teman lebih menyukai aspek ‘technical’, merasa orang lapangan dan lebih suka ‘bergerak’, maka Teknik atau Teknologi Kelautan lebih tepat.

Namun, jika teman-teman lebih menyukai aspek ‘managerial’, merasa lebih nyaman bekerja di kantor dan kurang suka di lapangan, mungkin Ilmu Kelautan lebih tepat.

Tetapi, perlu kami tegaskan, bahwa ketiga jurusan tesebut objeknya adalah laut, yang berada di luar ruangan. Jadi pilih jurusan manapun, teman-teman harus siap terjun ke laut.

Demikian ya teman-teman, mudah-mudahan artikel ini bermanfaat dan memberikan gambaran perbedaan antara Teknik Kelautan, Teknologi Kelautan dan Ilmu Kelautan. Mohon maaf, jika perbandingannya kurang berimbang. Jika tulisan ini bermanfaat dan informatif, silahkan dibagikan, agar lebih banyak teman-teman kita yang mengetahuinya. (sumber)

Uniknya Foto Wisuda di Universitas Kyoto Jepang, Berani Coba?

Sebagai salah satu negara paling maju di dunia, Jepang terkenal dengan berbagai kemajuannya. Selain negara maju, Jepang juga terkenal dengan kreativitas warganya yang seakan tak ada habisnya. Ide-ide unik anti mainstream sering diperagakan warga Jepang dan jadi trendsetter di dunia. Salah satunya adalah foto wisuda di Universitas Kyoto yang terlihat sangat unik. Universitas Kyoto adalah salah satu universitas terbaik di Jepang.

Umumnya proses wisuda mahasiswa berlangsung secara formal dan khidmat, serta para wisudawan dan wisudawati mengenakan toga. Namun yang terjadi pada foto wisuda mahasiswa Universitas Kyoto Jepang bernar-benar tidak biasa, unik, dan meriah.

Jangan bayangkan wisudanya para wisudawan mengenakan toga, serta sepatu pantofel untuk prosesi wisuda. Di Universitas Kyoto Jepang, para wisudawan dan wisudawati mengenakan kostum semenarik dan seheboh mungkin. Acara wisuda pun layaknya jadi cosplay (costum player). Buat yang belum tahu, cosplay adalah kostum yang digunakan orang yang menirukan suatu karakter video game, film, anime, dan lain-lain. Pihak kampus Universitas Kyoto memang membebaskan para mahasiswanya mengenakan pakaian yang unik sebagai tanda kemeriahan sesi wisuda.

Di acara wisudaan mahasiswa Universitas Kyoto, kamu akan tetap mlihat mahasiswa mengambil ijazah yang diberikan langsung oleh rektor. Bedanya, mereka bebas menggunakan berbagai macam kostum sebagai pengganti toga. Jelas, kalau prosesi macam ini gak akan kamu temui dimana-mana kecuali di Jepang. Penasaran dengan kehebohan dan keseruannya. Yuk langsung cek aja dibawah ini.

Baca Juga: 11 Alasan Kenapa Pejuang Skripsi itu Adalah Kaum Paling  Kuat dan Tangguh

Sumber gambar: Google.com

Gimana sobat Anak Unsri? Unik dan keren banget kan kostum mereka. Jadi berasa pengen tampil sekeren mungkin untuk foto wisuda. ‘Emang Jepang ini gokil dan kreatif banget orangnya yah. Dimana lagi ada acara wisuda pake kostum anek dan unik.

Acara wisuda yang biasanya terkesan kaku dan formal, jadi seru dan menarik banget. Hebatnya lagi, meskipun mahasiswa tampil dengan kostum seperti ini. Acara prosesi foto wisuda tetap berlangsung khidmat seperti pada umumnya.

11 Alasan Kenapa Pejuang Skripsi adalah Kaum yang Paling Kuat dan Tangguh

pejuang skripsi

pejuang skripsi

Kamu yang pernah atau sedang mengerjakan skripsi, pasti merasakan berbagai  suka dan duka selama proses pembuatannya. Mulai dari stres, dikejar-kejar dosen, sampai diteror dengan pertanyaan “Kapan lulus?”. Melalui berbagai rintangan dan cobaan ini, pejuang skripsi patut mendapatkan predikat sebagai kaum paling kuat dan tangguh di dunia.

1. Kuat menunggu dosen pembimbing dari pagi sampai sore

Seringkali para pejuang skripsi memiliki nasib buruk dan mendapatkan dosen pembimbing yang memiliki jadwal seperti Presiden. Susaaahhhh banget ditemuinya! Mau gak mau kamu harus mengorbankan waktu pribadimu ketika si dosen minta ditemui saat weekend! Arrgghhh!

2. Kuat ketika idenya ditolak berkali-kali 

Ngajuin judul, ditolak. Ngajuin judul untuk kesekian kalinya, ditolak lagi. Ini skripsi atau lagi nembak cewek sih? Tapi tetap tenang, dari 1,000 judul yang kamu ajukan, pasti ada satu yang disetujui oleh dosen kok!

3. Kuat menghadapi kritik dosen 

Selain menghadapi penolakan, pejuang skripsi juga sudah terbiasa menerima kritik pedas dari dosen. Dibilang konsepnya kurang dalam, narasumber kurang kredibel, sampai teori yang kurang kuat. Ketika itu terjadi, kamu cuma bisa mengangguk-ngangguk mendengarkan kritikan dosen pembimbing, padahal dalam hati… #JambakRambut

4. Kuat mengerjakan revisi yang segunung 

Setelah dikritik habis-habisan, saatnya mengerjakan revisi! Emang sakit rasanya melihat coretan-coretan dengan tinta merah di draft skripsimu, tapi harus tetap dikerjakan dong! Apalagi ada printer yang hemat dan gak nguras kantong seperti Canon PIXMA. Nge-print draft baru lagi jadi gak masalah deh!

5. Kuat begadang semalam suntuk 

Berbekal kopi hitam dan cemilan, pejuang skripsi siap begadang semalam suntuk demi kelulusan mereka. Siap-siap bermata panda deh besok!

6. Kuat memandang laptop lebih dari 10 jam sehari

Ketika mengerjakan skripsi, mau gak mau kamu harus rela memandang layar laptop lebih dari 10 jam sehari, terutama saat kamu terpaksa harus begadang. Selalu ingat untuk mengistirahatkan matamu sesekali ya.

7. Kuat mengeluarkan banyak uang untuk nge-print

Ini adalah salah satu rintangan terberat bagi para pejuang skripsi, sudah susah, harus mengeluarkan uang pula! Apa lagi mencetak skripsi tuh gak mungkin cuma satu atau dua lembar, tapi bisa puluhan. Makanya, pakai printer Canon PIXMA G-Series yang bisa nge-print sampai 6,000 halaman hitam putih dan 7,000 halaman berwarna dengan hasil yang maksimal tapi tetap irit. Dengan printer ini, kamu gak akan bokek cuma gara-gara mencetak skripsi deh!

8. Kuat membaca lebih dari sepuluh buku tebal 

Di dalam skripsi, biasanya ada syarat untuk mencantumkan sumber minimal dari sepuluh buku yang berbeda. Untuk mendapatkan sepuluh buku itu, kamu akan menjelajah perpustakaan kampus sampai ke perpustakaan universitas lain. Untungnya sekarang sudah banyak e-book yang sedikit meringankan tugas para pejuang skripsi.

9. Kuat menghadapi cobaan ketika file skripsi gak sengaja kehapus

AAAAAAKKKK!!! #SeranganJantung. Untuk menghindari hal ini, pastikan kamu menyimpan file cadangan di beberapa tempat, flash disk, Google Drive, Dropbox, sampai di email-mu sendiri. Kamu juga bisa mencetakfile skripsi lebih dari satu copy, satu buat dosen, satu buat kamu, satu buat cadangan, dan satu buat cadangannya cadangan. Gak ada salahnya kan jaga-jaga. Kalau kamu merasa rugi mencetak banyak file, pakailah printer yang hemat dan gak bikin bokek seperti Canon PIXMA. Walaupun irit, kualitasnya tetap maksimal, lho. Kalau sudah terlanjur gak punya backup file, yah… mau gak mau cuma bisa pasrah sambil nangis di pojokan kamar.

10. Kuat mendengar pertanyaan, “Kapan lulus?”

Hhhhh… Cobaan apa lagi ini?! Mulai dari ibu, ayah, tante, oom, kakek, nenek, tetangga, sepupu, pak RT, sampai mas tukang bakso melontarkan pertanyaan yang sama, “Kapan lulus?” Para pejuang skripsi jadi gak pernah keluar rumah karena takut menghadapi teror dari pertanyaan paling menyeramkan di dunia ini. Tapi semakin lama mereka akan semakin kuat dan kebal menghadapinya.

11. Kuat melaksanakan sidang skripsi dengan penguji yang terkenal killer

Pejuang skripsi akan mengumpulkan segenap keberanian dan nyali untuk melaksanakan sidang skripsi, terutama jika kamu apes dan mendapatkan penguji yang killer dan sangat kritis. Supaya gak deg-degan saat sidang, pastikan kamu sudah menyiapkan semua keperluan, mulai dari laptop, file presentasi, sampai cetakan fisik skripsi-mu. Jika semuanya sudah dipersiapkan dengan baik, sidangmu pun akan berjalan lancar.

Nah, 11 hal ini membuktikan bahwa para pejuang skripsi merupakan kaum paling kuat di dunia. Mereka berhasil melewati berbagai rintangan dan cobaan selama perjalanan mereka menuju kelulusan. Ketika akhirnya dinyatakan lulus, perjuangan yang selama ini kamu lakukan akan terbayarkan kok, percaya deh. Jangan gampang menyerah ya, pejuang skripsi. Kamu pasti bisa!

60 Tips Menyelesaikan Skripsi untuk Mahasiswa

Jika Anda bukan mahasiswa kebanyakan, mungkin tulisan ini tidak banyak manfaatnya. Meski demikian, bukan berarti Anda tidak boleh membacanya. Yang jelas, tips ini saya buat untuk dibaca dan dipahami oleh mahasiswa kebanyakan.

Sumber Gambar: afandi.web.id

Ini adalah tips untuk orang kebanyakan dari orang kebanyakan sehingga harapannya lebih mudah dimengerti 🙂 Tulisan ini adalah rangkuman twit saya dengan topik #TipsSkripsi sehingga mungkin ada penulisannya yang tidak sesuai EYD. Mohon dipahami dan silakan fokus pada isi dan pesannya.

  1. Saya ingat kata-kata Anies Baswedan “Skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai”. Tidak cukup kalau sekedar punya IDE skripsi yang hebat 🙂
  2. Pada akhirnya, skripsi adalah sebuah buku yang terjilid rapi. Ide-ide hebat itu penting tapi skripsi adalah soal menulis.
  3. Cara terbaik menemukan topik skripsi adalah dengan membaca skripsi/penelitian yang sudah ada sebelumnya.
  4. Sejak semester awal, baca skripsi kakak kelas. Jangan bingung kalau tidak paham semuanya. Wajar. Setidaknya jadi terbiasa
  5. Sebaiknya punya satu buku (atau file) yang isinya rangkuman skripsi yang sdh dibaca dari awal sehingga terdokumentasi
  6. Buku itu berisi: judul, penulis, tahun, dan deskripsi singkat isi skripsi. Bisa buat dalam tabel seperti ini. Seminggu 1 skripsi.
  7. Menjelang skripsi, kamu sudah akan punya bayangan tema besar skripsi yang diminati. Bacalah skripsi yang satu tema.
  8. Dengan membaca skripsi/penelitian itu kamu akan tahu apa yang sudah dilakukan orang lain dan apa yang belum dilakukan.
  9. Dengan membaca jadi tahu apa yang sudah ada sehingga tahu apa yang belum ada (celah/gap) lalu bisa isi celah itu dengan usulan penelitian.
  10. Tanpa pernah membaca penelitian lain, mustahil kamu bisa usulkan “ini adalah topik yang baru dan belum pernah dilakukan”
  11. Ingat “kita tidak tahu ke mana harus melangkah jika kita lupa dari mana kita berasal” skripsi juga begitu 🙂
  12. Selain mencari sendiri, topik skripsi juga bisa diberikan oleh dosen. Ini lebih mudah tapi juga tidak gampang.
  13. Kalau mau cari topik dari dosen, dekati dan amati dosen yang bidangnya kamu minati. Proaktiflah. Tanya pd beliau.
  14. Kalau topik dari dosen, tanya bahan bacaan agar bs bilang “sdh dilakukan penelitian a, b, c dll tapi topik z ini belum diteliti”
  15. Intinya dari manapun topik skripsi itu, HARUS bisa dijamin topik itu baru dengan menunjukkan topik-topik lain yang sdh ada.
  16. Tapi jangan khawatir berlebihan. Ini ‘cuma’ skripsi kok. Kamu tidak sedang nulis untuk menang hadiah Nobel. Santai aja 🙂
  17. Topik baru itu bukan berarti harus benar-benar belum pernah ada. Bisa saja itu pernah diteliti tapi kamu lihat dari sisi lain.
  18. Kalau ada skripsi lain tentang sesuatu yang kamu suka, bisa saja topik kamu sama tapi pendekatan/data/aplikasi beda 🙂
  19. Kamu bilang “sdh dilakukan penelitian sejenis bla bla bla tapi penelitian ini akan gunakan pendekatan/data/aplikasi beda”
  20. Bisa saja skripsi kamu menguji temuan dalam skripsi sebelumnya jika diterapkan di kawasan lain atau dengan data berbeda.
  21. Biasanya di setiap universitas ada petunjuk skripsi termasuk templatenya. Gunakan itu untuk proposal dan skripsi
  22. Kalau tidak ada petunjuk, ikuti pola/struktur skripsi/proposal kakak kelas. Yang ditiru polanya, bukan isinya
  23. Dalam membuat proposal, pastikan ada fakta dan fenomena yang diamati lalu penelitian-penelitian yang sdh ada dan apa yang belum ada
  24. Selanjutnya sampaikan “dengan memperhatikan fakta, fenomena dan penelitian lain, maka diusulkan topik X dalam skripsi ini”
  25. Proposal peneliti harus tunjukkan bahwa dia paham apa yang sdh ada, tahu apa yang belum ada lalu idenya mengisi yang belum ada itu
  26. Tunjukkan Bagaimana caranya mengisi yang belum ada itu (metodologi), dengan apa? (Bahan/data/alat)
  27. Lalu apa hasil yang diharapkan dari proses itu dan apa manfaatnya. Pastikan ini juga disampaikan saat presentasi proposal
  28. Tips saat presentasi proposal skripsi pernah dikultwitkan oleh @geodesiugm dalam tagar #SemPro. Silakan simak 🙂
  29. Dalam membuat skripsi, kerjasama dengan dosen sangat penting. Kenali dosen kamu. Beda dosen beda perilaku. Perhatikan!
  30. Idealnya dosen harus jadi motivator dan inspirator. Dosen belum tentu paham semua hal secara teknis. Sadarilah 🙂
  31. Jangan harap dosen selesaikan semua masalahmu. Tugasnya bukan itu tapi memberi arahan saja.
  32. Pastikan hubungan dekat dengan dosen. Kadang dosen tidak menyenangkan tapi menghindari dosen adalah awal kegagalan skripsi.
  33. Sebaliknya, dosen harus mampu menjadi menjaga semangat mahasiswa, tidak justru mematikannya dengan komentar negatif.
  34. Akan ada masa-masa suram dalam skripsi. Tips saya, jangan hindari dosen, Seberapapun seremnya. Dia pasti ingin kamu lulus.
  35. Sadarilah tidak ada yang bisa selesaikan semua hal sendiri. Jangan sungkan bertanya pada teman atau siapapun.
  36. Saat skripsi, saya tanya pada dosen jurusan lain, tanya pd teman fakultas lain, kursus singkat juga. Tempuh semua cara baik.
  37. Ingat, betapapun ‘jahat’ kesannya. Pembimbing adalah temanmu, bukan musuh. Dia ada untuk meluluskanmu. Hadapi!!!
  38. Saat masa suram, paksakan diri untuk tetap ke kampus. Di sana ada aura positif untuk membangkitkanmu kembali.
  39. Saat masa suram, berdiam diri di kos sambil main game memang nyaman tapi itu hanya memperbesar rasa bersalah.
  40. Inti dari keluar dari masa suram adalah tega pada diri sendiri untuk membuatnya ‘menderita’ dan ‘tidak nyaman’
  41. Skripsi adalah sebuah cerita. Belajarlah menulis sesuatu yang mengalir. Belum bisa? Banyak membaca dan latihan
  42. Ngetwit dan bikin status FB itu bagus tapi kalau hanya mengandalkan itu, kamu tidak akan terlatih bercerita panjang
  43. Kamu terbiasa dengan potongan-potongan info pendek dan kepribadianmu telah terbentuk demikian tapi skripsi adalah cerita panjang
  44. Suka tidak suka, skripsi bukan twit, bukan status FB yang berupa pecahan info random. Sadari dan latihlah dari sekarang
  45. Menulis blog adalah salah satu sarana berlatih menulis panjang yang runut dan lengkap untuk latihan skripsi
  46. Meski panjang, skripsi bisa dipecah-pecah jadi bagian pendek sehingga kamu tidak gentar duluan dalam menulis
  47. Bagaimana cara makan seekor sapi? Potong jadi bagian-bagian kecil 🙂 skripsi yang tebal juga begitu. Pecah jadi bagian-bagian kecil.
  48. Penting sekali membuat kerangka skripsi yang lengkap dan detil sehingga kamu bisa kerjakan sediki demi sedikit.
  49. Pada akhirnya, skripsi adalah hasil kerja keras. Skripsi untuk yang tekun/rajin, bukan yang pintar/genius.
  50. Saat cari ide, kecerdasan dan kreativitas memang penting tapi saat menyelesaikan skripsi kamu harus rajin dan tekun.
  51. Kadang kamu pilih pembimbing karena dia hebat di bidangnya. Sadarilah, orang hebat itu sibuk karena dibutuhkan di mana-mana.
  52. Tugas dosen: ngajar, meneliti, pengabdian pd masyarakat. Kamu bukan satu-satunya yang diurusin. Buatlah kesepakatan kerja!
  53. Tidak semua dosen adalah manajer yang baik. Saya mungkin termasuk salah satu yang tidak baik. Kamu harus bantu agar skripsi lancar.
  54. Misal bantu dosen bisa ngoreksi skripsi dengan cepat dengan menunjukkan bagian-bagian yang perlu dikoreksi dan bagian yang sudah.
  55. Kalau ada koreksi berupa tulis tangan, simpan dengan baik jangan sampai hilang. Saat nyerahkan koreksian kamu juga harus ada arsip.
  56. Memang ngeselin tapi ada kok kejadian dosen menghilangkan draft skripsi mahasiawanya 😦 Antisipasi dengan arsip yang bagus.
  57. Dosen juga manusia yang bisa teledor. Sayangnya, kalau ada kejadian, lebih sering mahasiswa yang jadi repot. Makanya antisipasi ya.
  58. Lakukan pertemuan rutin meskipun kemajuan tidak ada. Ini penting untuk memotivasi tetap kerja. Daripada malu, ya nggak? 🙂
  59. Sekali lagi ingat, skripsi adalah tulisan, bukan hanya model, bukan hanya ide-ide cemerlang, bukan hanya penemuan yang menggemparkan.
  60. Mengutip lagi Mas @aniesbaswedan “Skripsi yang baik adalah yang selesai”. Semoga ini bermanfaat. Terima kasih

Referensi: Made Andi

Tips Memilih Dosen Pembimbing untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Tips Memilih Dosen Pembimbing untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Tips Memilih Dosen Pembimbing untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Kamu sekarang sudah di ujung perkuliahan alias sedang skripsi, friends? kalau kamu saat ini sedang menuju atau sedang mengerjakan skripsi. Ada satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari kesuksesan skripsi kita, yaitu dosen pembimbing. Dosen pembimbing dapat dikatakan orang yang paling penting di akhir masa perkuliahan.
Memilih dosen pembimbing pun jangan asal-asalan my friends. Kalau tidak skripsi anda bisa terbengkalai hingga lapuk di makan laron yang berkeliaran di tengah malam. Wkwkwk.
Berikut tips dari gw buat Anak Unsri dan mahasiswa semuanya, tipe-tipe dosen pembimbing dan cara mengatasinya:

1. Dosen Diktator

Dosen pembimbing tipe ini ingin skripsi kita seperti keinginan dia. Dia tidak segan-segan memarahi apabila skripsi kita tidak sejalan dengan keinginannya.
Cara menghadapinya: Kamu harus punya landasan teori yang kuat agar punya argumen yang cukup kuat untuk meng-counter omongannya. Karena itu kamu harus baca jurnal,text book, dll sebanyak-banyaknya yang berhubungan dengan skripsi kamu.

2. Dosen Inkonsisten

Tipe dosen pembimbing yang satu ini benar-benar bikin pusing. Bagaimana tidak, hari ini bilang A, besok B. Sudah ikutin yang B, malah bilang C. Kamu harus benar-benar tabah menjalani cobaan ini. :)
Cara menghadapinya: Selalu buat catatan atau progres report secara tertulis. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan setelah mulai mengerjakan skripsi dan dibilang ,”Tidak Ingat’. Kalau perlu rekam setiap perkataan dosen tersebut sebagai barang bukti.

3. Dosen Tukang Meremehkan

Jelas, tidak semua mahasiswa itu pintar. Ada kalanya mahasiswa yang masuk PTN itu karena keberuntungan. Kalau selama kuliah kamu merasa berat hingga nilai banyak jeblok dan bertemu dosen pembimbing tipe ini. Saran gw cuma satu : Kuatin mental dan kesabaran loe.
Cara menghadapinya : Kamu harus terus berjuang tanpa kenal menyerah. Siapa tahu setiap tetes keringat dan darah yang kamu keluarkan saat skripsi mampu meluluhkan’ tembok” keangkuhan dosen tersebut.

4. Dosen Seleb

Merasa seperti selebritis yang kerap tampil di infotainment, dosen pembimbing skripsi tipe ini susah sekali ditemui. Kalau kamu sudah minta bimbingan, bertemu dengannya mungkin lebih sulit daripada ketemu Nikita Willy.
Cara menghadapinya : Kamu harus terus bergerilya, seperti saat Indonesia dijajah Belanda. Cari tahu jadwal mengajarnya, tunggu waktu luangnya, bahkan cari kesempatan di sela kesibukannya. Kamu juga harus sering berkomunikasi dengannya dan minta jadwal bimbingan.

5. Dosen Moody

Terkadang ia begitu baik, kamu merasa bertemu dengannya laksana bertemu malaikat tanpa sayap. Di lain waktu, ia bisa kalap seolah-olah ingin menelan anda bulat-bulat.
Cara Menghadapinya : Kamu harus bertingkah seperti peramal. Artinya kamu harus belajar cara menerawang sikon dan suasana hati dosen pembimbing sebelum minta jadwal bimbingan.
Demikianlah tips dari gw, semoga bermanfaat buat Anak Unsri dan mahasiswa Indonesia. Hidup Mahasiswa!

7 Alasan Mahasiswa Kuliahnya Lama

7 Alasan Mahasiswa Kuliahnya Lama

Hey guys, apa kabar nie semuanya. AnakUnsri.com makin maju aja nie. Gw denger-denger dari Twitter udah dapet Pagerank 2 nie dari Google. Mantap dah pokoknya, padahal umur juga baru seumur jagung. Sip, pokoknya Anak Unsri enggak kalah ama anak dari kampus laen.
Stop ngomongin AnakUnsri.com nya, kali ini gw mau ngebahas tentang masalah yang cukup krusial bagi kehidupan dan kamslahatan umat mahasiswa. Apalagi kalau bukan yang namanya ‘Lulus’.
Kelulusan adalah suatu hal yang mutlak yang harus dilakoni mahasiswa. Soalnya enggak peduli sepinter apapun kamu pas di bangku kuliah, kalo enggak lulus alias tamat. Kamu sama aja kayak enggak kuliah.
Banyak orang beranggapan kalau kuliah itu sudah pasti nanti-nantinya bakal lulus. Namun, faktanya banyak mahasiswa yang berleha-leha dan bersantai sehingga terpaksa di-DO pihak kampus. Kalau buat gw sih, kuliah enggak papa lama bos. Yang penting lulus. Lagian ngapain cepat-cepat lulus, kan bayar uang pangkalnya mahal *Lol*
Setelah melakukan survei yang mendalam, dan melibatkan banyak umat mahasiswa. Berikut 7 alasan kenapa mahasiswa kuliahnya suka lama.
Kuliah karena terpaksa
Melihat anaknya diwisuda adalah kebanggaan bagi setiap orang tua. Dari lubuk hati setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi seorang yang pintar dan sukses. Bahkan memaksa anaknya untuk kuliahpun bisa saja mereka lakukan. Berawal dari sebuah keterpaksaan inilah maka ketika sudah menjadi mahasiswa, dia enggan untuk serius dalam kuliah, apalagi pengen cepat-cepat diwisuda.
Salah Jurusan
Kalah dalam persaingan SNMPTN/ SPMB/UM PTN/PTS yang memiliki jurusan-jurusan favorit, menyebabkan banyak mahasiswa memilih jurusan lain (yang tidak diminati) sebagai pelarian ketika tidak diterima. Tujuannya adalah agar mereka tetap bisa kuliah meski jurusan itu bukan yang diminati.
Terlena Kebebasan Jauh dari Orang Tua
Anak Mami kalau kita sering sebut, terkadang juga menjadi faktor kuliah lama. Rendahnya pengawasan dari orang tua (jauh dari ortu) terkadang kebebasan itu dimanfaatkan secara berlebihan. Kerjanya maen, pacaran, begadang tiap malam, nongkrong sana-sini dan lain-lainnya.
Terlalu Sibuk di Organisasi atau Ormas
Tingkat Intelegency Emotional (IE) yang lebih besar daripada IQ mendorong mahasiswa untuk lebih senang berorganisasi, bersosialisasi, bertukar pikiran dan melakukan kegiatan-kegiatan atau bergabung dengan Ormas daripada belajar. Kesibukannya itu terkadang menghabiskan uang, tenaga, pikiran dan juga waktu sehingga kuliah terabaikan dan bukan prioritas lagi.
Menekuni Hobi secara Berlebihan
Soft Skill yang dimiliki mahasiswa mendorong untuk menjadi hobi. Hobi kalau dilakukan secara wajar itu baik, tapi kalau berlebihan, pasti mengganggu kegiatan lainnya. Beberapa hobi seorang mahasiswa antara lain: ngegame, ngeband, billiard, Playstation, ngenet, Futsal, dll.
Sudah Bisa Mendapatkan Uang Sendiri
Kerja terkadang dibutuhkan bagi mahasiswa, terutama yang kurang mampu ataupun untuk menambah uang saku. Tetapi tidak sedikit pula dari mereka yang terlena dengan pekerjaannya itu. Alasannya simple, ujung akhir dari kuliah adalah mendapat gelar sarjana yang bisa digunakan sebagai sarana untuk mencari kerja sehingga menghasilkan uang. kalau kuliah saja sudah bisa punya uang sendiri, kenapa harus buru-buru lulus??? Makanya mereka lebih senang kerja daripada ngurusin kuliahnya.
Tidak Ada Jaminan Kerja Setelah Lulus Kuliah
Tidak adanya jaminan inilah yang paling banyak membuat mereka lebih milih lama kuliah daripada lama nganggur. Prinsipnya : Rezeki itu sudah ada yang ngatur, dan kalau sudah rejeki, gak bakal kemana. Jadi, buat apa cepat-cepat lulus kalau ujung-ujungnya nganggur???? Yang sudah sarjana saja banyak yang nganggur kok.
Nah, apapun itu meskipun lu sudah dapet kerja selama kuliah. Selesain kuliah dulu aja. Gw tahu bikin TA itu susah, skripsi bikin pusing, apalagi bimbingan yang super jengkelin. Namun itu semua adalah proses yang akan indah bila waktunya. Keep spirit!
Makasih buat AnakUnsri.com yang udah nyediain lapak buat gw ngeluarin unek-unek gw dan sedikit informasi yang buat adek-adek tingkat yang masih ijo. Love u all guys.

5 Video Mesum Mahasiswa yang Pernah Beredar di Internet

video mesum mahasiswa
Dua orang mahasiswa yang terdaftar di salah satu perguruan tinggi di Riau bukannya menyelesaikan kuliah, tapi mereka malah melakukan tidakan asusila. Pelaku berinisial Lk (22) dan Ba (20), warga Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis malah merekam adegan vulgar mereka melalui kamera telepon selular.
Padahal, keberadaan mahasiswa seharusnya menjadi salah satu kaum intelektualitas sekaligus mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat. Tapi apa daya, akibat perbuatannya mereka justru harus berurusan dengan aparat kepolisian.
Ternyata, kasus pembuatan video porno yang dilakukan mahasiswa tidak hanya sekali terjadi. Setidaknya, ada sejumlah kasus video mesum lainnya yang sempat menggerkan dunia maya.
Berikut 5 Video Mesum Mahasiswa Indonesia yang paling heboh dikutip dari Merdeka:
1. Mahasiswa Bandung
Mahasiswa Bandung
Pertengahan November 2001, dunia pendidikan di kota Bandung sempat dihebohkan beredarnya rekaman video mesum yang dibuat mahasiswa-mahasiswi dari sebuah perguruan tinggi. Video tersebut diberi judul Bandung Lautan Asmara atau Itenas 15.
Pelakunya diketahui bernama Adi dan Nanda yang juga terdaftar sebagai mahasiswa Institut Teknologi Nasional (Itenas). Pasangan ini merekam seluruh adegannya dengan menggunakan handycam di sebuah kamar hotel dengan set di ranjang lalu berpindah ke atas kloset toilet.
2. Video vulgar mahasiswa Bali
Video vulgar mahasiswa Bali
Sebuah video panas seorang mahasiswi dari sebuah perguruan tinggi swasta ikut membuat geger masyarakat Bali. Bagaimana tidak, dalam rekaman tersebut, pemeran wanita dalam sempat menari striptease sebelum melakukan hubungan layaknya suami istri.
Video tersebut tersebar melalui situs jejaring sosial facebook, Google hingga Youtube. Rekaman tersebut diketahu pertama kali diambil pada 9 Mei 2010 dengan nama akun Lady Mega.
Oleh pemilik akun, video tersebut diberi judul Video Hot Lady Mega Singaraja Striptease dan N******.
3. Terinspirasi dari video mesum Luna-Ariel
Terinspirasi dari video mesum Luna-Ariel
Kasus video porno yang menampilkan penyanyi Ariel Peterpan dan aktris Luna Maya ternyata menginspirasi seorang mahasiswa semester 3 berinisial WR. Gara-gara terobsesi, WR bersama kekasihnya PS nekat merekam adegan asusila tersebut dalam ponsel miliknya.
Saat menjalani pemeriksaan di kepolisian, dengan lugas ia mengaku perbuatannya itu dilakukan karena terinspirasi dari video porno Ariel-Luna. Rekaman tersebut diketahui berdurasi sekitar 20 menit.
4. Bikin video di toilet kampus
Bikin video di toilet kampus
Entah apa yang dilakukan So dan Ks saat merekam tindakan asusila mereka menjadi video porno. Bukannya belajar menjalani kuliah, keduanya melakukan adegan suami istri di dalam toilet kampus dengan durasi lebih dari 15 menit.
Keduanya diketahui sebagai mahasiswa di Universitas Megou Pak Tulangbawang. Akibat kelakuannya itu, mereka langsung dikeluarkan dari kampus. Belakangan diketahui keluarga kedua pelaku telah menikahkan mereka.
5. Kelakuan mahasiswa Pekanbaru
Kelakuan mahasiswa Pekanbaru
Kedua mahasiswa berinisial Lk (22) dan Ba (20) warga Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dipanggil polisi karena membuat video porno. Keduanya diketahui merekam sendiri hubungan terlarang.
Atas perbuatannya, lanjut Suparman, keduanya dapat dikenai pidana kurungan maksimal 12 tahun atau denda sejumlah Rp 6 miliar. Selama proses pemeriksaan, ponsel yang digunakan untuk merekam adegan layaknya suami istri disita untuk diajukan ke pengadilan.
Dengan adanya kejadian itu, polisi juga menyarankan agar kedua pasangan tersebut segera menikah. Mereka juga diminta untuk tidak mengulangi perbuatan dan menyebarkan video porno buatannya ke publik.

Duh, Mahasiswa Tewas Karena Lupa Makan Lantaran Sedang Kebut Skripsi

meninggal karena skripsi

meninggal karena skripsi

Sungguh tragis nasib Axel Pandaga Wicaksana (22), mahasiswa yang ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di tempat tidurnya. Sekitar empat hari, jasad korban baru diketahui oleh sepupunya yang tinggal satu indekos.

Axel yang kuliah masuk semester delapan dan sedang menempuh skripsi ditemukan tergeletak dengan tubuh menghitam.

Kasat Reskrim Polres Kota Malang AKP Adam Purbantoro mengungkapkan bahwa kematian korban karena sakit jantung. Korban langsung dimakamkan oleh keluarganya di Kesamben, Blitar.

“Tadi dokter rumah sakit Saiful Anwar sudah menjelaskan hasil autopsi. Jadi ditemukan jantung Axel yang mengkerut, pompa ke jantung berkurang. Jadi ini diduga penyebab kematian almarhum,” kata Adam di Malang, Kamis (5/2).

Jasad Axel ditemukan di dalam indekosnya Jalan Sumbersari Gang IV Lowokwaru, Rabu (4/2). Sebagian tubuhnya berada di antara tempat tidur dan lantai, dengan posisi terlentang, kepala mengarah ke pintu kamar. Tubuhnya sudah membengkak dan menghitam. Bau busuk pun menyengat ke sekitar kamar.

“Keluarga juga mengungkapkan kalau Axel juga sakit kanker tulang. Dia juga rutin mengomsumsi obat. Mungkin karena sedang ngebut mengerjakan skripsi terus perutnya kosong. Hasil autopsi memang perutnya kosong, enggak ada makanan,” jelas Adam.

Berdasarkan keterangan penghuni kamar yang lain, sudah beberapa hari terakhir mencium bau tidak sedap dari kamar Axel. Namun mereka hanya menggunjingkan saja. Baru setelah sepupu korban, atas nama Hendra datang dari KKN membuka pintu.

Axel tercatat sebagai mahasiswa semester delapan di Universitas Malang (UM) jurusan Elektro. Dia menempati indekos putra Al Firdaus kamar A11 bersama Hendra.

“Hendra baru datang dari KKN dan saat masuk kamar melihat kondisi Axel seperti itu. Karena takut, melapor saya. Saya lalu mengajaknya laporan ke Polsek Lowokwaru,” kata pengelola indekos, Choirudin di lokasi, Rabu (4/2) malam.

Choirudin tidak menduga kalau ada yang meninggal di indekos, karena kondisi indekos memang sedang sepi musim libur kuliah. Sebagian besar indekos ditinggal pulang penghuninya.