Heboh, Mahasiswa Unsri Kena Tonjok Polisi Saat Demo UKT

mahasiswa unsri kena tonjok, mahasiswa unsri ditonjok polisi

Dedi Satria, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) jadi bulan-bulanan aparat. Dedi tampak ditangkap dan dipukuli oleh beberap aparat kepolisian. Peristiwa tersebut terjadi saat mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menuntut penurunan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa semester 9 dan juga meminta pengaktifan kembali akun sistem akademik ketiga rekan mereka, Kamis (3/8).

mahasiswa unsri kena tonjok
Dedi Satria, Mahasiswa Unsri Kena Tonjok Polisi

Dalam video yang beredar, Dedi Satria dibawa petugas ke sebuah ruangan di lantai dasar rektorat Unsri. Sembari dibawa, beberapa polisi baik yang berseragam maupun mengenakan pakaian biasa memukuli Dedi. Hingga berita ini dibuat belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait, baik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsri, rektorat maupun kepolisian sendiri.

Dari keterangan beberapa mahasiswa, dikatakan bahwa massa aksi tertahan di luar pintu rektorat. Pihak rektorat mengunci semua pintu dan tidak berkenan menemui massa aksi. Hanya dua pintu yang bisa dibuka yaitu pintu kanan dan kiri.

Ketika itu, Dedi Satria juga salah satu menteri BEM UNSRI yang diutus untuk berdialog tertahan untuk kembali bersama massa aksi. Akhirnya dirinya dan beberapa temannya nekat membuka pintu sebelah kanan yang sudah ditunggu oleh massa aksi. Saat itulah dirinya ditarik dan dipukuli oleh petugas.

Selain Dedi, Agus Rianto juga ikut diamankan oleh petugas kepolisian. Saat ini, massa aksi sedang mengkonsolidasikan diri dan memanggil teman-teman mereka yang ada di kos untuk bergabung membebaskan dua teman mereka yang ditahan.

Unsri Membara Ribuan Mahasiswa Demo Tuntut Tiga Rekannya Diaktifkan

mahasiswa unsri ditonjok polisi

mahasiswa unsri ditonjok polisi

Ribuan mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) semakin menjadi jadi, melakukan penuntutan pengaktifan kembali tiga mahasiswa yang dibekukan statusnya.

Kali ini massa aksi lebih banyak lagi mengempur gedung restorat supaya tuntutan mereka dipenuhi oleh rektor, Kamis (3/8/2017).

Mereka menuntut kepada pihak rekrorat agar menurunkan UKT semester sembilan 50 persen, menurunkan UKT bidik misi ke level satu, memberikan transparansi UKT, menghentikan tindakan represif rektorat dan mengaktifkan kembali tiga akun akademik.

Ribuan mahasiswa terus bergerak menyampaikan orasi dan meringsek masuk ke dalam kantor.

Beberapa kaca pintu kantor juga terlihat pecah.

Ratusan aparat kepolisian pun disiagakan untuk mengawal berlangsungnya aksi protes terhadap UKT.

Presma Unsri: Jika Hati Pimpinan Unsri Tak Lagi Bisa diketuk, Biarlah Saya Mengetuk Pintu Langit

demo mahasiswa unsri polisi

demo mahasiswa unsri polisi, presma unsri

Rahmat Farizal, Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Sriwijaya (Unsri) yang datanya dihapus oleh kampus buntut dari menggerakan aksi massa angkat bicara. Dirinya mengklarifikasi semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Rahmat Farizal dikatakan telah melakukan tindakan dan perbuatan yang mengorganisir kegiatan demonstrasi dengan cara penyampaian dan materi yang mengandung unsur-unsur seperti pengujaran kebencian terhadap rektor, mengancam untuk membakar aset negara, mempermalukan Rektor dan Senat Unsri dalam acara resmi dan melakukan pelanggaran hukum/undang-undang dan etika. Padahal menurutnya, dirinya hanya menyampaikan pendapat dan aspirasi mahasiswa.

Dia juga menyayangkan sikap rektorat yang menghadiahinya laporan ke polisi. Farizal bahkan mengatakan kalau hati pimpinan Unsri sudah tidak bisa diketuk maka dia akan ketuk pintu langit untuk meminta keadilan.

Berikut penjelasan Rahmat Farizal seperti yang redaksi seputarmusi terima:

 


Assalaamu’alaykum. Wr. Wb.

Melalui pesan singkat ini saya ingin menyampaikan kepada rekan-rekan sekalian yang boleh jadi terkejut dengan berbagai berita yang bersliweran di berbagai media.
Dan saya akan coba jelaskan sedikit kepada teman-teman.

1. Saya mengucapkan sebuah kebanggaan yang luar biasa kepada seluruh punggawa BEM KM UNSRI yang kemarin telah mempersembahkan yang terbaik untuk menyambut RIBUAN MABA 2017 dengan penuh Keikhlasan dan jujur PK2 tahun ini adalah yang terbaik selama 4 tahun saya di kampus, dan sms apresiasi pun mengalir di WA. Meskipun Apa yg telah Kita persembahkan tidak di lihat sedikitpun oleh rektorat sebagai upaya Kita memberikan yang terbaik untuk Maba 2017.

2. Banyak yang mengatakan untuk apa memperjuangkan UKT padahal mahasiswa unsri sendiri pun tak merasa di perjuangkan. Maka saya jelaskan bahwa Dalam perjuangan pasti ada Pro dan kontra, namun Kita tidak selayakny memperdebatkan Karena yang seharusnya Kita lakukan adalah menyelmatkan mahasiswa Klo 2013 merasa tidak mau di perjuangkan, maka perjuangan ini juga utk mahasiswa angkatan 2014 ke bawah.

3. Ada banyak bersliweran di media. Salah satunya ini.
https://m.detik.com/news/berita/d-3583893/ancam-bakar-gedung-presiden-bem-unsri-dipolisikan-wakil-rektor
Maka dengan tegas saya katakan ini tidak BENAR. Silakan cek sosmed pribadi saya @rfarizal95 atau @bemkmunsri @unsripeduli_ukt adakah yang saya sampaikan mengancam utk merusak fasilitas kampus.

Bahkan, Aksi Damai yang mahasiswa lakukan selama tiga kali, Sampah air Minum pun kami bersihkan sendiri, dan hari ketiga mahasiswa melakukan Yasinan Bersama. Maka tidaklah mungkin saya akan  merusak kampus sendiri apalagi mengancam seperti pemberitaan di atas.. Dan Semoga pihak media segera mengklarifikasi.

4. Terimakasih utk seluruh Mahasiswa Fakultas Teknik atas Solidaritas nya, turun ke jalan meminta hak kita sebagai Mahasiswa dan di ikuti juga oleh seluruh fakultas. Terimakasih Keluarga Mahasiswa Sriwijaya.
Aksi besok adalah saksi gerkanan mahasiswa tidak akan bisa di bungkam.
Teman, UKT adalah sistem yang perlu Kita sama-sama evaluasi Pelaksanaan nya.
Dan saya dengan tegas mengatakan eskalasi yang mahasiswa lakukan sudah sesuai prosedur Karena Mahasiswa telah melaksanakan 4 kali audiensi resmi dan berkali2 membuka omongan non formal kepada Rektor terkait UKT.

Jika Perjuangan saya dan teman-teman mahasiswa Menuntut penurunan UKT di hadiahi pelaporan ke polisian dengan tuduhan yang tidak saya lakukan.
Maka Semoga Allah swt memberikan jalan terbaik.

Karena jika pintu hati Pimpinan Unsri sebagai Pemimpin tertinggi di kampus ini tak lagi bisa di ketuk, biarlah saya mengetuk pintu Langit meminta kepada Sebaik-Baik Pemilik Ketetapan.
Semoga tidak ada lagi Mahasiswa yang menjadi korban dalam memperjuangkan Hak mahasiswa.
Ini hanya sepenggal saja, karena semua nya tidak bisa di jelaskan melalui pesan ini.

Terimakasih.
Salam Cinta.
Rahmat Farizal. (Presma Unsri)

Presma Dilaporkan ke Polisi, Mahasiswa Unsri Ancam Demo Besar-besaran

demo mahasiswa unsri

demo mahasiswa unsri

Serangkaian aksi massa yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sriwijaya akhir-akhir ini berbuntut pada penonaktifan tiga akun akademik mahasiswanya. Ketiga nama tersebut adalah Rahmat Farizal (Presiden Mahasiswa Unsri), Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Al Aqsho Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri). Ketiga mahasiswa ini merupakan para pimpinan aksi yang menuntut penurunan biaya UKT bagi mahasiswa semester 9.

Bahkan Rahmat Farizal juga dilaporkan oleh pihak kampus ke polisi. Dari surat yang beredar di media sosial, Rahmat Farizal juga diancam drop out dari kampus. Dalam surat yang ditandatangani oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Zainudin Nawawi tertanggal 1 Agustus 2017 tersebut dikatakan bahwa Rahmat Farizal melakukan tindakan dan perbuatan yang mengorganisir kegiatan demonstrasi dengan cara penyampaian dan materi yang mengandung unsur-unsur seperti pengujaran kebencian terhadap rektor, mengancam untuk membakar aset negara, mempermalukan Rektor dan Senat Unsri dalam acara resmi dan melakukan pelanggaran hukum/undang-undang dan etika.

Akan tetapi semua itu dibantah oleh Rahmat Farizal. Dia mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh pihak kampus hanya mengada-ada saja. Bahkan, aksi yang dilakukan berjalan dengan damai.

Sementara itu, Agus selaku Menteri Politik BEM Unsri mempertanyakan tindakan yang dilakukan oleh pihak rektorat Unsri.

“Adakah yang salah dengan menyampaikan pendapat di muka umum? Bukankah kita tinggal di negara yang katanya menjunjung tinggi demokrasi?” kata Agus, Rabu (2/8).

Menurutnya, kebebasan dalam penyampaian pendapat di depan umum dilindungi oleh undang-undang dan merupakan representasi dari negara yg menerapkan sistem demokrasi. Sesuai dengan Pasal 28 UUD 1945 yaitu Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang. Dia menambahkan kalau peraturan yang tertulis sepertinya hanyalah hitam diatas putih bagi Rektorat Unsri.

Agus menegaskan kalau pihaknya akan terus berupaya dan mendesak pihak rektorat memenuhi tuntutan mahasiswa. Dia juga meminta rektorat mengembalikan status tiga mahasiswa yang dinonaktifkan. Bahkan, dia mengancam akan menggerakan massa yang lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi.

Sumber: SeputarMusi.com

Uniknya Foto Wisuda di Universitas Kyoto Jepang, Berani Coba?

Sebagai salah satu negara paling maju di dunia, Jepang terkenal dengan berbagai kemajuannya. Selain negara maju, Jepang juga terkenal dengan kreativitas warganya yang seakan tak ada habisnya. Ide-ide unik anti mainstream sering diperagakan warga Jepang dan jadi trendsetter di dunia. Salah satunya adalah foto wisuda di Universitas Kyoto yang terlihat sangat unik. Universitas Kyoto adalah salah satu universitas terbaik di Jepang.

Umumnya proses wisuda mahasiswa berlangsung secara formal dan khidmat, serta para wisudawan dan wisudawati mengenakan toga. Namun yang terjadi pada foto wisuda mahasiswa Universitas Kyoto Jepang bernar-benar tidak biasa, unik, dan meriah.

Jangan bayangkan wisudanya para wisudawan mengenakan toga, serta sepatu pantofel untuk prosesi wisuda. Di Universitas Kyoto Jepang, para wisudawan dan wisudawati mengenakan kostum semenarik dan seheboh mungkin. Acara wisuda pun layaknya jadi cosplay (costum player). Buat yang belum tahu, cosplay adalah kostum yang digunakan orang yang menirukan suatu karakter video game, film, anime, dan lain-lain. Pihak kampus Universitas Kyoto memang membebaskan para mahasiswanya mengenakan pakaian yang unik sebagai tanda kemeriahan sesi wisuda.

Di acara wisudaan mahasiswa Universitas Kyoto, kamu akan tetap mlihat mahasiswa mengambil ijazah yang diberikan langsung oleh rektor. Bedanya, mereka bebas menggunakan berbagai macam kostum sebagai pengganti toga. Jelas, kalau prosesi macam ini gak akan kamu temui dimana-mana kecuali di Jepang. Penasaran dengan kehebohan dan keseruannya. Yuk langsung cek aja dibawah ini.

Baca Juga: 11 Alasan Kenapa Pejuang Skripsi itu Adalah Kaum Paling  Kuat dan Tangguh

Sumber gambar: Google.com

Gimana sobat Anak Unsri? Unik dan keren banget kan kostum mereka. Jadi berasa pengen tampil sekeren mungkin untuk foto wisuda. ‘Emang Jepang ini gokil dan kreatif banget orangnya yah. Dimana lagi ada acara wisuda pake kostum anek dan unik.

Acara wisuda yang biasanya terkesan kaku dan formal, jadi seru dan menarik banget. Hebatnya lagi, meskipun mahasiswa tampil dengan kostum seperti ini. Acara prosesi foto wisuda tetap berlangsung khidmat seperti pada umumnya.

Tips Sukses SNMPTN Undangan, 99% Dijamin Lulus

Tips Sukses SNMPTN Undangan – Mungkin postingan kali ini lebih spesifik kepada calon pendaftar SNMPTN Undangan.. Tapi bukan berarti yang lain gak boleh baca… kan intinya berbagi… ^^
Pertama ni ya, SNMPTN Undangan adalah sebuah seleksi nasional bagi siswa lulusan SMA/sederajat yang ingin masuk di Perguruan Tinggi Negri tanpa Tes Tertulis ingat! tanpa tes tertulis.. kadang masih ada yang salah persepsi bro.. banyak yang menyangka, Undangan yang dimaksud ya kaya Undangan nikahan, dapet terus masuk ke Resepsinya,..(capek dah)..

Seleksinya tetep ada, tp seleksi nilai raport dr semester 3,4 dan 5..dan juga dari piagam2 penghargaan minimal tingkat Kabupaten/kota..pasalnya, mungkin ada yang nilainya bagus, tetapi dianya tidak aktif, nha definisi dari Pinter itu kan harus semuanya…gak cuma raportnya, aktifnya juga, prestasi lain juga…. 😀
Buat yang pemikiranya sama kaya ane( Keluarga yang apa adanya, bukan apa-apa ada, tp pingin kuliah apalagi Kedokteran), jangan bersedih hati.. ikut aja program beasiswa BIDIKMISI . Itu gratis biaya pendaftaran, uang Pembangunan, uang kuliah, dan uang2 lain selama 4 tahun masa kuliah. selain itu, dapet juga biaya hidup sebesar 600 ribu perbulan.. gak cuma lumayan, tapi sangat bermanfaat..

Oke dah,,, rasanya gambaran umumnya udah pada tau ya,,,sekarang ane mau share buat temen2, mba’/mas broo, pak/bu’ brooo..hehehe pokoknya bro-wan and bro-wati semua…
Walaupun rencananya tahun 2013 nanti gak ada Ujian Tertulis SNMPTN, jadi kuota Undangan bekal naik, rasanya tips berikut masih bisa dilakukan…ini dari pengalaman ane disini dan juga kakak kelas ane…cekibrot=

karena seleksinya seleksi raport, maka bagi temen2 yg masih kelas 10, maksimalkan di kelas 11 dan 12..bagi yang kelas 11, tetap tancap gas sampe kelas 12..
Selain nilai raport, ada piagam2 juga, bagi yang udah punya, simpen baik2, bagi yang belum, cari dong.. bisa dari Lomba akademik maupun non akademik, bisa juga piagam kegiatan tapi yang agak prestis, ex; ketua Osis
Oke! bekal utama udah sip.. beres.. anggap kamu masuk kriteria(kalo tahun saya, semester 3, 4, 5 harus masuk 50%terbaik..jadi misal smt 3 rank 1, tp smt 4 malah ranknya lepas dr 50%terbaik, ya gak bisa juga.. tapi, tiap tahun bisa beda2)
Ini ni yng paling penting.. sekali lagi Don’t Look the Book just from the cover..apa kaitanya?– Pay attention!! jangan milih berdasar Univnya, tapi Jurusanya… jangan bangga kuliah di U#M kalo akhir2nya bingung mau kemana.. mending kuliah di Univ yang biasa saja, tapi dengan jurusan dengan prospek kerjanya bagus..so, think what you will be…
bagi yang nilai raportnya fantastis(9,0 keatas) dan memiliki piagam2 waw mungkin udah gak mikir2 lagi mau daftar mana…tapi, bagi yang nilainya gak fantastis(9,0 kebawah) dan piagamnya biasa saja atau bahkan gak punya, strategi itu yang utama…
a. Pilih jurusan sesuai cita2 anda.. jangan terpengaruh ejekan atau kata orang kalo Univ ini jelek, tp lihat prospek kerjanya..ingat! Don’t judge the book, just from the cover…
b. Pilih jurusan di suatu Univ yg sesuai dengan nilai raport, misal nilai 7,00 ya jangan daftar FK UI..
c. Sharing sama temen2, karena entah bener apa nggak, kalo ada dua siswa atau lebih dari sekolah yang sama mendaftar di Univ dan jurusan yang sama, maka yang diterima hanya satu..angkatan ane juga kaya gt broo..jadi jangan sampe ke dobel, kakak kelas ane lebih miris, ada 3 anak yang daftar di FK UI, dan yang diterima cuma 1, padahal ya prestasinya kaya sama aja…kan sayang tu,,
yang jelas, anda mendaftar untuk diterima, bukan untuk tidak diterima, jadi positive thinking aja…
d. Berdo’a.. dan jangan terpaku sama jalur Undangan ini.. coba cari2 info masuk PT yang pas…
e. Restu Ortu jangan Lupa..
f. Bagi yang Islam, ibadah dan ngaji alQuran ditekunin.. gak percaya? ane udah coba bro.. buat yang Non Muslim, ibadah menurut keyakinan juga ditekunin.. Faktor X pasti ada…
Nah, itu tips dari ane,…. yang jelas, ane pingin adek2 kelas ane se Indonesia raya bisa menikmati pendidikan yang berkualitas… Hidup Rakyat Indonesiaa!!!

37 Fakta Menarik Tentang Universitas Sriwijaya yang Harus Diketahui

fakta unsri,universitas sriwijaya

Universitas Sriwijaya merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik yang ada di Palembang, Sumatera Selatan. Maka, tidak heran jika banyak calon mahasiswa yang tertarik untuk melanjutkan studinya di kampus ini. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kampus ini, berikut ini ulasan tentang beberapa fakta menarik tentang Universitas Sriwijaya (Unsri):

fakta unsri

1. Universitas Sriwijaya memiliki 2 lokasi kampus utama, yaitu di kota Palembang dan kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

2. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.42 Tahun 1960 tanggal 29 Oktober 1960, maka berdirilah Universitas Sriwijaya.

3. Peresmiannya universitas ini dilakukan pada tanggal 3 November 1960 dalam upacara penandatanganan piagam pendirian oleh Presiden Pertama Indonesia, Bp. Ir. Soekarno dengan disaksikan oleh Menteri PPK dan beberapa duta besar negara sahabat.

4. Pembangunan kampus 2 Universitas Sriwijaya yang terletak di Kabupaten Indralaya, baru dimulai pada tahun 1983 di atas tanah seluas 712 hektar.

5. Terhitung sejak tanggal 1 Februari 1995, semua kegiatan administrasi dan sebagian besar kegiatan akademik diselenggarakan di kampus Indralaya, yang sesungguhnya baru diresmikan pada tanggal 6 Maret 1997 oleh Presiden Soeharto.

6. Jumlah alumni Universitas Sriwijaya sampai dengan wisuda ke-109 pada 10 Oktober 2013 sebanyak 90.982 alumni yang terdiri dari: S3 dan spesialis S2 sebanyak 79 wisudawan, Program Pascasarjana S2/SP1 sebanyak 5.502 wisudawan, sarjana Strata sebanyak 67.748 wisudawan, serta Program Diploma D3 sebanyak 17.563 wisudawan.

7. Lambang dari universitas adalah Bunga Melati dengan 5 mahkota berwarna kuning muda, yang melambangkan Pancasila, sedangkan warna kuning muda melambangkan warna dari Universitas Sriwijaya.

8. Sedangkan Bunga Seruni, merupakan lambang tertua yang ditemukan dalam sejarah Universitas Sriwijaya, yang jumlah mahkotanya melambangkan tanggal lahir Unsri yaitu 31 Oktober 1960.

9. Universitas Sriwijaya memiliki motto “ ILMU ALAT PENGABDIAN”. Motto ini melambangkan bahwa manusia wajib mengabdi kepada Tuhan, negara, bangsa, masyarakat dan keluarga, namun pengabdian tanpa disertai dengan ilmu pengetahuan tidaklah sempurna.

10. Kampus pertama Unsri yang terletak di Bukit Besar, Palembang memiliki luas 32,5 hektare, dimanfaatkan sebagai fasilitas pendidikan D3, S2 dan S3, serta program S1.

11. Sedang kampus yang kedua dibangun justru merupakan kampus utama yang berjarak 38 km ke arah selatan kota Palembang, merupakan pusat kegiatan pendidikan untuk jenjang sarjana (S1), dan merupakan pusat admisnistrasi Unsri.

12. Unsri juga memiliki Kebun Percobaan seluas 50 hektar di daerah Gelumbang, Muara Enim.

13. Memiliki beberapa kampus tambahan, antara lain: kampus Fakultas Kedokteran di kompleks Rumah Sakit Mohammad Hoesin, kampus FKIP di Jl. Srijaya km 5,5, Palembang, dan kampus Pasca Sarjana di Jl. Padang Selasa, Bukit Besar, Palembang.

14. Transportasi yang digunakan para mahasiswa dari Palembang-Indralaya dan sebaliknya adalah fasilitas kereta api bernama “ Kertalaya”. Dan menjadikan kampus ini satu-satunya kampus di Indonesia yang mahasiswanya dilayani secara khusus dengan transportasi kereta api.

15. Warna kuning muda merupakan warna yang mendominasi di Universitas Sriwijaya, baik untuk warna bangunan, sampai jas almamater.

16. Universitas Sriwijaya memiliki 10 fakultas dengan jenjang pendidikan S0(D3) dan S1. Serta memiliki Program Pasca Sarjana.

17. 10 fakultas tersebut antara lain : Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas MIPA, Fakultas Ilmu Komputer, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

18. Visi Unsri pada tahun 2020 adalah “ Universitas Sriwijaya pada dasawarsa ke 2 abad 21, merupakan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang berbasis riset, memiliki keunggulan di berbagai ilmu, khususnya di bidang pengembangan sumber daya alam untuk menghasilkan manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkualitas, berakhlak tinggi, berbudaya, bersemangat ilmiah, dan menguasai serta mampu menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan kesenian untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

19. Fakultas Ekonomi Unsri merupakan fakultas pertama di Unsri yang didirikan pada tanggal 31 Oktober 1953 di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti yang masih berstatus swasta.

20. Pada tanggal 23 November 1965 Fakultas Ekonomi Unsri membuka program Extention dengan jurusan Ekonomi Perusahaan (sekarang jurusan Manajemen). Dalam kurun waktu 1983-1986 program ini tidak menerima mahasiswa baru.

21. Tahun 2013, pengelolaan Program Pasca Sarjana sepenuhnya di bawah pengelolaan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, baik di bidang akademik maupun administrasi keuangan.

22. Fakultas Hukum Unsri baru diserahkan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti pada tanggal 17 September 1960.

23. Pada tahun akademik 1983/1984 Fakultas Hukum Unsri menjadi induk bagi Program Studi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan jurusan Ilmu Administrasi Negara. Namun tahun 2000 program tersebut memisahkan diri dan menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

24. Dengan adanya Fakultas Teknik di Unsri maka lengkaplah persyaratan fakultas untuk dapat berdirinya Universitas Negeri Sriwijaya pada tanggal 1 Oktober 1960.

25. Upacara resmi berdirinya Fakultas Kedokteran Unsri dilaksanakan pada 1 Oktober 1962 bertempat di aula Rumah Sakit Mohammad Hosein, Palembang.

Baca Juga: Hal-hal yang Akan Kamu Kangenin Tentang Universitas Sriwijaya Indralaya

26. Perkembangan Program Studi Fakultas Kedokteran melalui berbagai tahap. Hingga saat ini telah terdapat 12 program studi di dalam Fakultas Kedokteran.

27. Fakultas Pertanian Unsri didirikan karena wilayah Sumatra Selatan merupakan daerah agraris dan sebagian masyarakatnya adalah petani.

28. Upacara resmi pendirian Fakultas Pertanian diadakan pada tanggal 26 September 1963 bersamaan dengan acara memperingati Hari Tani Nasional.

29. Sejarah berdirinya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsri dimulai dengan didirikan nya kursus B-1 Bahasa Inggris Negeri Palembang.

30. Melalui berbagai tahapan, FKIP Universitas Sriwijaya saat ini memiliki 14 Program Pendidikan dengan jenjang S1.

31. Pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berdasarkan SK nomor 7/DJ/Kep/1983 tanggal 12 Februari 1983 dengan 1 jurusan yakni Administrasi Negara.

32. Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya awalnya bernaung di bawah Fakultas Teknik dengan nama Program Studi MIPA.

33. Pada tahun akademik 1993/1994 Program Studi MIPA berubah menjadi Fakultas MIPA berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0381/ O/ 1993 tanggal 22 Oktober 1993.

34. Pada tahun akademik 2001/2002 Fakultas MIPA bertambah 1 program studi yaitu Program Studi Ilmu Kelautan, berdasarkan Surat Ijin Penyelenggaraan dari Ditjen Dikti No. 2796/ D/ T/ 2001 tanggal 30 Agustus 2001.

35. Untuk mendirikan Fakultas Ilmu Komputer, Unsri mengirimkan beberapa dosen untuk mengikuti pendidikan S2 di bidang teknologi informasi dan komunikasi baik di dalam maupun luar negeri.

36. Surat Ijin pembukaan Fakultas Ilmu Komputer Unsri diterbitkan oleh Ditjen Dikti pada tanggal 22 Februari 2006, sedangkan secara resmi Fakultas ini berdiri pada tanggal 1 Desember 2006.

37. Fakultas Kesehatan Masyarakat dahulu merupakan salah satu program studi dari Fakultas Kedokteran Unsri. Baru pada tanggal 11 Oktober 2004 Program studi ini resmi beralih menjadi Fakultas Kesehatan Masyarakat yang merupaka fakultas yang ke-10 di Universitas Sriwijaya.

6 Langkah Strategi Masuk Kuliah yang Harus Diketahui Anak SMA

tipe mahasiswa menurut dosen

Pada awal tahun, biasanya banyak siswa kelas 12 & alumni SMA/sederajat yang mulai berpikir untuk masuk kuliah. Bagi mereka yang udah ngebet banget untuk masuk kuliah, segala upaya akan dilakukan untuk mencapai tujuan tsb. Tapi dalam upaya mencapai tujuan ini, para calon mahasiswa ini seringkali dihadapkan dengan berbagai macam pertanyaan yang membingungkan, contohnya seperti:

  • Saya cocoknya berkuliah di jurusan apa?
  • Universitas yang bagus di Indonesia ada apa saja sih?
  • Ada apa aja sih jalur penerimaan masuk mahasiswa di Indonesia?
  • Sebaiknya cara masuk universitas A itu lewat jalur seleksi apa ya?
  • Bagaimana taktik menentukan urutan pemilihan jurusan ketika daftar SNMPTN/SBMPTN?
  • Apa saja indikator dalam menentukan urutan prodi dalam pendaftaran SNMPTN/SBMPTN?
  • Apakah passing grade itu adalah tolak ukur yang akurat untuk memprediksi persaingan calon mahasiswa?

… dan masih banyak pertanyaan lain yang biasanya membingungkan bagi para calon mahasiswa. Tidak jarang banyak peserta seleksi masuk universitas yang gagal, hanya karena kurang informasi. Oke intinya sih, semua pertanyaan di atas akan gua jawab dalam tulisan ini. Jadi bagi lo yang mau masuk kuliah, harap disimak baik-baik tulisan ini karena isinya penting banget.

Buat lo yang lebih memilih untuk membaca, daripada nonton video, lo bisa lanjutin baca artikel ini. Pada intinya isinya sama aja kok. Oke pada artikel ini, gua secara khusus akan membahas seluruh tahap-tahap atau langkah-langkah strategis untuk masuk universitas. Secara umum, gua membagi menjadi 6 langkah:

  1. Langkah 1: Tentukan BIDANG ILMU yang ingin kamu tekuni
  2. Langkah 2: Tentukan beberapa PROGRAM STUDI yang mendukung bidang ilmu yang kamu pilih
  3. Langkah 3: Cari tau PERGURUAN TINGGI yang menawarkan program studi tersebut
  4. Langkah 4: Tentukan JALUR SELEKSI yang akan ditempuh untuk masuk universitas
  5. Langkah 5: Petakan TINGKAT PERSAINGAN dari alternatif prodi yang diminati
  6. Langkah 6: Optimalkan Peluang Penerimaan di setiap jalur seleksi

Dengan menerapkan 6 langkah yang gua bahas di sini, gua harap lo akan punya perencanaan dan strategi yang lebih matang untuk mengoptimalkan peluang lo untuk bisa masuk kuliah. Kita mulai dengan langkah pertama:

Taking decisions for the future man standing with three direction arrow choices, left, right or move forward

Langkah 1: Tentukan BIDANG ILMU yang ingin kamu tekuni

Ini adalah langkah pertama yang penting banget. Sekali langkah awal udah salah, berantakan sudah langkah-langkah berikutnya. Ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan calon mahasiswa dalam menentukan langkah pertamanya ini, berikut di antaranya:

  • Jangan belum apa-apa langsung menentukan jurusan apalagi universitas idaman. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah, menentukan BIDANG ILMU yang ingin kamu tekuni dulu. Jika itu sudah mantap, baru kemudian kita lihat jurusan/universitas yang bisa mendukung ambisi lo untuk mendalami bidang ilmu tersebut.
  • Jangan menyamakan bidang ilmu dengan pelajaran di sekolah. Bidang ilmu itu luas banget, jauh lebih luas daripada 13 mata pelajaran yang kamu pelajari di sekolah. Contohnya bidang ilmu politik, bidang ilmu hukum, bidang ilmu agrikultur, bidang ilmu medis, bidang ilmu penerbangan, bidang pengolahan energi, dsb.
  • Jangan menyerahkan keputusan ini kepada orangtua atau guru kamu. Keputusan kamu menentukan bidang ilmu yang ingin kamu tekuni, akan jadi komitmen kamu seumur hidup. Bukan komitmen guru kamu, bukan komitmen orangtua kamu. Kamu yang akan menjalaninya, kamu yang menghadapi segala konsekuensinya. Mereka yang berkuliah di jurusan pilihan orang lain, sebagian besar bernasib salah jurusan dan akhirnya drop out kuliah karena merasa jenuh dan tertekan dalam belajar.
  • Jangan memilih bidang hanya berdasarkan alasan finansial prospek kerja. Karena jika alasan kamu hanya sekadar prospek kerja, tapi tidak dibarengi keinginan kuat untuk mendalami ilmunya. Biasanya ujung-ujungnya kuliahnya juga ga akan maksimal. Percuma juga kuliah di jurusan dengan prospek kerja bagus tapi kalau prestasi akademisnya juga amburadul.

Terus gimana dong cara menentukan bidang ilmu yang ingin ditekuni? Prinsipnya adalah:

“Pilih bidang yang membuat lo TERTANTANG. Pilih bidang yang bikin lo penasaran sampai lo rela buat ngulik itu siang-malem tanpa kenal waktu biar gak dibayar sekalipun. Pilih bidang yang tanpa disuruh pun lo curi-curi waktu buat belajar sendiri, atau tanpa sadar suka cari-cari info di internet atau lewat google.. Pilih jurusan yang memicu ‘sense of wonder‘ dalam diri lo. Pilih jurusan yang bener-bener akan jadi muara ilmu pengetahuan yang ingin lo tekuni sampai akhir hayat lo…”

Coba deh lo explore bidang apa yang membuat lo merasa tertantang, apa bidang yang membuat lo penasaran, bidang yang memicu ‘sense of wonder’, serta membuat lo gemas ingin mendalami hal itu sampai jadi seorang expert dalam bidangnya. Apapun pilihanmu, coba renungkan dulu baik-baik. Apapun jurusan kuliah yang lo pilih, akan ada konsekuensinya masing-masing. Pastikan bahwa lo mengetahui konsekuensi seperti apa yang akan lo hadapi, dan lo memilih untuk siap menjalani konsekuensi itu karena memang lo berambisi untuk menekuni ilmu tersebut.

PS. Untuk kamu yang ingin membaca lebih detail tentang langkah pertama ini, kamu bisa baca pada tulisan “SERIOUS WARNING: Jangan Sampai Lo Salah Milih Jurusan!”

 

Langkah 2: Tentukan beberapa PROGRAM STUDI yang mendukung bidang ilmu yang kamu pilih

Banyak calon mahasiswa yang belum apa-apa sudah menentukan universitasnya dulu, baru setelah itu berpikir mau masuk jurusan apa di universitas tersebut. Tolong jangan dibalik langkah pertama dan langkah kedua. Setelah lo menentukan bidang ilmu yang ingin lo tekuni, baru langkah berikutnya adalah menentukan jurusan & universitas yang akan menjadi tempat lo dalam menekuni bidang tersebut.

Sampai di sini, akan jauh lebih mudah jika gua bahas dengan contoh. Katakanlah, bidang ilmu yang mau lo tekuni adalah bidang dunia medis. Artinya, lo punya beberapa alternatif jurusan yang relevan dengan dunia medis, misalnya :

  • Pendidikan Kedokteran
  • Pendidikan Farmasi
  • Ilmu Biokimia
  • Teknik Biomedis / Biomedical Engineering
illustrasi ragam profesi di bidang medis

Nah, itu adalah 4 contoh jurusan yang mendukung bidang dunia medis. Jadi dunia medis bukan hanya identik dengan menjadi dokter saja ya. Seorang programmer juga bisa berkontribusi dalam bidang dunia medis, misalnya dalam pembuatan sistem yang bisa menganalisis perkembangan penyakit tertentu secara digital. Intinya sih, terlepas dari apapun bidang ilmu yang ingin lo tekuni, katakanlah bidang hukum, politik, ekonomi, pendidikan, penerbangan, otomotif, atau apapun juga… coba lo cari tau tentang jurusan-jurusan kuliah yang kira-kira relevan dengan bidang tersebut.

 

Langkah 3: Cari tau PERGURUAN TINGGI yang menawarkan program studi tersebut

Setelah, lo menentukan jurusan-jurusan kuliah tersebut, baru kemudian lo coba cari tau universitas-universitas mana saja yang menawarkan jurusan tersebut. Biar lebih gampang dibayangkan, gua beri contoh dalam bidang medis seperti di atas:

  1. Fakultas Kedokteran – Universitas Indonesia
  2. Fakultas Kedokteran – Universitas Padjajaran
  3. Fakultas Kedokteran – Universitas Gadjah Mada
  4. Fakultas Kedokteran – Universitas Brawijaya
  5. Fakultas Kedokteran – Universitas Airlangga
  6. Teknik Biomedis – Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  7. Fakultas Farmasi – Universitas Indonesia
  8. Fakultas Farmasi – Universitas Gadjah Mada
  9. Fakultas Farmasi – Universitas Padjajaran
  10. FMIPA Biokimia – Institut Pertanian Bogor

Nah, itu kira-kira contoh beberapa kandidat jurusan-universitas (selanjutnya kita sebut dengan istilah PRODI) yang relevan dengan dunia medis. Lo bisa terapkan juga cara yang sama sesuai dengan bidang ilmu yang lo minati. Beberapa tips dari gua untuk menentukan prodi yang sesuai dengan bidang lo:

  • Search di google “fakultas (misalnya: farmasi) terbaik di Indonesia”, kemudian lo bisa lihat beberapa yang menarik buat lo.
  • Cari tau lebih mendalam dunia perkuliahan di universitas yang lo incar dengan melihat curhatan kakak-kakak angkatan lo di berbagai tulisan blog. Percaya deh, kalo lo serius ngulik, banyak banget curhatan kakak angkatan yang menceritakan lingkungan dunia kampus mereka.
  • Cari berita-berita tentang prodi yang lo minati. Berita yang lo dapatkan bisa jadi positif, atau negatif. Kalau misalnya beritanya seputar prestasi-prestasi para mahasiswanya menang lomba di kancah internasional, hasil penelitiannya membawa terobosan bagi dunia ilmu pengetahuan, dan prestasi-prestasi lainnya, itu bisa jadi pertanda baik buat lo. Tapi kalo beritanya seputar kasus bunuh diri mahasiswa karena stress kuliah, perkelahian antar mahasiswa (tawuran), kasus bullying yang dilakukan senior hingga mengakibatkan kematian, atau protes mahasiswa terhadap korupsi yang dilakukan dekan/rektor… Nah itu bisa jadi pertanda buruk bagi lo dan sekaligus bisa jadi bahan evaluasi untuk melirik alternatif lain.

Sampai di sini, gua harap lo kebayang ya maksud gua dalam menentukan beberapa kandidat prodi sebagai pilihan tempat lo berkuliah. Satu hal penting yang perlu gua tekankan di sini adalah, pastikan lo memilih beberapa alternatif prodi ini dengan pertimbangan yang matang. Jangan milih beberapa prodi secara ‘asal pilih’ doang supaya sekadar ada cadangan. Kenapa menurut gua hal ini penting? Karena dari pengalaman gua, sering banget ada siswa yang mengeluh

“Aduh gua cuma dapet pilihan 3 nih, rasanya kurang sreg deh sama jurusan ini. Apa ngulang tau depan aja kali ya?”

Nah, sebelum hal serupa di atas terjadi sama lo, gua ingetin dari sekarang. Pilihlah beberapa kandidat jurusan itu dengan pertimbangan yang matang, supaya ga ada alesan “cuma dapet pilihan ketiga” seperti di atas. Pastikan seluruh option lo itu emang udah lo evaluasi secara seksama, sehingga walaupun lo ‘cuma’ dapet pilihan ketiga, lo akan jalani kuliah itu dengan sepenuh hati.

 

Langkah 4: Tentukan JALUR SELEKSI yang akan ditempuh untuk masuk universitas

Oke, ada apa aja sih jalur seleksi untuk masuk universitas? Secara garis besar, jalur penerimaan calon mahasiswa di Indonesia, terbagi menjadi 4 jalur utama, yaitu:

A. Jalur SNMPTN

SNMPTN atau dulu biasa disebut jalur undangan / PMDK adalah jalur seleksi masuk universitas negeri tanpa tes seleksi. Jalur ini terbuka khusus bagi calon mahasiswa yang masih duduk di bangku kelas 12. Jadi bagi yang sudah alumni SMA/SMK/MA/sederajat, sudah tidak lagi bisa mendaftarkan diri melalui jalur seleksi SNMPTN.

Secara garis besar, para calon peserta SNMPTN cukup melalui serangkaian proses pendaftaran, verifikasi PDSS, submit nilai rapor semester 1-5 & bukti dokumen prestasi-prestasi lainnya (jika ada). Setelah itu, calon peserta tinggal menunggu nasib apakah dirinya lolos seleksi SNMPTN pada awal bulan Mei.

Lalu bagaimana hasil seleksi SNMPTN dari tahun-tahun sebelumnya? Berdasarkan data dari tahun 2013, rata-rata dari 760ribu peserta yang mendaftar, hanya sekitar 127ribu peserta yang lolos atau sekitar 17%. Artinya, sekitar 83% atau 633ribu peserta gagal lolos SNMPTN…!! Data penerimaan SNMPTN pada tahun-tahun sebelumnya bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini:

snmptn

Ada satu hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam jalur SNMPTN. Setiap tahun, setiap angkatan, selalu terjadi satu skenario kesalahan sama yang dilakukan ratusan ribu calon mahasiswa… Apaan tuh? Kesalahan masal dimana RATUSAN RIBU siswa kelas 12 yang ga mempersiapkan tes masuk universitas, karena entah terlalu pede atau  terlalu berharap sehingga hanya mengandalkan jalur SNMPTN saja. Ketika hasil seleksi SNMPTN diumumkan, dan sebagian besar (83%) pesertanya gagal, mereka siap ga siap harus terima kenyataan bahwa jalur seleksi masuk yang melalui tes ujian (SBMPTN) akan dilangsungkan hanya dalam selisih waktu 2-3 minggu saja. Apakah sempat belajar persiapan SBMPTN sebanyak itu dalam waktu sesingkat itu?

Satu pelajaran penting yang bisa kita ambil dari kesalahan kakak-kakak angkatan kamu adalah: Jangan terlalu berharap dan mengandalkan jalur SNMPTN! Hal ini juga berlaku bagi kamu yang sekolah di SMA favorit dengan prestasi akademis yang baik. Sudah terlalu banyak cerita dari siswa yang terlalu pede karena sekolah di SMA favorit dengan modal nilai yang memuaskan, tapi gagal lolos seleksi SNMPTN.

Bagi kamu yang ingin informasi selengkapnya seputar jalur seleksi SNMPTN, seperti persyaratan, cara daftar, jadwal penting, sistem seleksi, daya tampung, indikator seleksi, persentase/peluang lolos, dsb. Kamu bisa cek laman Zenius Info SNMPTN

B. Jalur SBMPTN

SBMPTN (sebelum tahun 2013 namanya SNMPTN), adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dengan sistem tes/ujian tertulis. Secara garis besar, terdapat 3 paket ujian SBMPTN, yaitu:

  1. TKPA (90 soal | 105 menit) = TPA, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
  2. TKD Saintek (60 soal | 105 menit) = Matematika Saintek, Fisika, Kimia, Biologi
  3. TKD Soshum (60 soal | 75 menit) = Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, Geografi

Ketiga paket ujian ini akan disesuaikan dengan pilihan prodi kamu. Jika pilihan prodi kamu mensyaratkan paket ujian Soshum, berarti kamu harus mengikuti ujian TKPA & TKD Soshum. Biasanya prodi yang mensyaratkan paket ujian Soshum adalah prodi yang bernuansa IPS, seperti Ilmu Hukum, Ekonomi, Politik, Psikologi, dll.

Sebaliknya jika pilihan prodi kamu mensyaratkan paket ujian Saintek, berarti kamu harus mengikuti ujian TKPA & TKD Saintek. Biasanya prodi yang mensyaratkan paket ujian Saintek adalah prodi yang bernuansa IPA, seperti Teknik, MIPA, Informatika, Kedokteran, dll.

Kemudian jika dalam pemilihan prodi (misalnya pilihan 1 kamu Kedokteran UI, pilihan kedua Hukum UGM) kamu ada yang mensyaratkan paket ujian Soshum & Saintek (IPC Campuran), berarti kamu akan mengikuti paket Ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum. Perlu diperhatikan juga bahwa apapun paket ujiannya, kamu wajib menjalani tes ujian TKPA. Supaya lebih kebayang, berikut adalah rundown hari H SBMPTN:

rundown H SBMPTN

Nah, mungkin di antara lo ada yang penasaran gimana sih tingkat persaingan SBMPTN dalam skala nasional? Berikut adalah rekap data 4 tahun terakhir sejak tahun 2013:

sbmptn

Bisa kamu lihat bahwa tingkat persaingan jalur SBMPTN juga tidak kalah ketat dengan jalur SNMPTN. Dari data sejak tahun 2013, rata-rata peserta SBMPTN sebanyak 667ribu peserta, dimana jumlah yang lolos hanya 116ribu peserta atau sekitar 17.5% saja. Informasi selengkapnya tentang aturan, syarat, cara pendaftaran, dll… bisa kamu baca di artikel aturan lengkap SBMPTN

C. Jalur Ujian Mandiri (UM)

adalah jalur seleksi masuk universitas melalui tes/ujian yang diselenggarakan oleh masing-masing institusi/universitas bersangkutan. Masing-masing universitas, memiliki nama, jadwal, serta format soal yang berbeda. Berikut adalah nama beberapa ujian mandiri yang cukup dikenal:

  • Universitas Indonesia = Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI)
  • PKN STAN = Ujian Saringan Masuk (USM) PKN STAN
  • Universitas Gadjah Mada = Seleksi Ujian Tulis (UTUL) UGM
  • Universitas Diponegoro = Seleksi Mandiri Masuk (SMM) Undip
  • Institut Pertanian Bogor = Ujian Talenta Masuk (UTM) IPB

… dan masih banyak nama-nama Ujian Mandiri lainnya, tergantung dengan istilah yang diberikan universitas masing-masing. Oleh karena itu, gua harap lo bisa lebih pro-aktif dalam mengorek informasi seputar Ujian Mandiri yang diselenggarakan oleh kandidat-kandidat universitas yang lo inginkan. Khususnya seputar jadwal pendaftaran, tes, deadline bayar uang kuliah, dan pengumuman hasil tes.

PS. Di zenius.net kamu bisa mendapatkan pembahasan soal-soal Ujian Mandiri tahun-tahun lalu, beberapa di antaranya adalah:

D. Jalur Ujian Masuk Bersama (UMB PT)

Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB PT) merupakan Ujian Mandiri yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh beberapa Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta. Jadi secara pengertian mirip SBMPTN namun PTN yang mengikuti UMB PT lebih sedikit. Jika SBMPTN diikuti oleh sekitar 65 PTN, UMB PT diikuti oleh kurang lebih 15 PTN. Biasanya, UMB PT diselenggarakan pada akhir tahun ajaran, sekitar bulan Agustus. Jadi jalur tes ini bisa jadi jalur cadangan bagi kamu yang gagal di jalur seleksi yang lain. Materi Ujian terdiri dari:

  • Soal Penalaran Matermatika dan Bahasa terdiri dari: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
  • Soal Penalaran Sains terdiri dari : Matematika Sains, Fisika, Kimia, Biologi
  • Soal Penalaran Ilmu Sosial terdiri dari : Ekonomi, Sejarah dan Geografi

Untuk keterangan lebih lanjut atau keterangan seleksi mandiri PTN lain, langsung aja tengok di website PTN masing-masing ya.

****

Oke itulah gambaran singkat dari keempat jalur penerimaan calon mahasiswa di Indonesia. Satu pesan penting yang gua harap lo ingat adalah: Jangan hanya mengandalkan 1-2 jalur seleksi masuk universitas, apalagi hanya mengandalkan jalur SNMPTN. Jumlah calon mahasiswa di Indonesia yang ingin berkuliah diprediksikan sekitar 800ribu – 1juta orang. Sementara jumlah bangku kuliah hanya sekitar 300ribu kursi. Artinya, ada persaingan ketat bagi para calon mahasiswa untuk bisa masuk bangku kuliah setiap tahunnya.

Saran singkat dari gue: Ikutilah jalur SNMPTN, tapi jangan terlalu diharapkan, anggap saja kalo lolos itu adalah BONUS hasil kerja keras lo dari kelas 10. Belajarlah untuk persiapan SBMPTN & UM dengan asumsi/anggapan bahwa lo ga akan diterima di jalur SNMPTN. Selain itu, jangan juga hanya mengandalkan jalur SBMPTN, pastikan juga lo mengikuti berbagai jalur seleksi mandiri (UM) di beberapa universitas. Karena secara umum, persaingan masuk jalur SBMPTN, relatif lebih ketat dibandingkan dengan persaingan masuk melalui jalur ujian mandiri. Gak jarang banyak murid zenius yang justru lebih berhasil di jalur Ujian Mandiri seperti SIMAK UI, UTUL UGM, USM, STAN, UM UNDIP, dll…

 

Langkah 5: Petakan TINGKAT PERSAINGAN dari alternatif prodi yang diminati

Oke setelah sebelumnya lo menentukan beberapa opsi kandidat prodi yang bisa jadi alternatif (langkah 2). Sekarang saatnya lo memetakan tingkat persaingan dari opsi-opsi yang sebelumnya lo tulis di atas. Eh tapi, cara menentukan tingkat persaingan berdasarkan apa nih? Beberapa di antara lo mungkin akan jawab berdasarkan passing grade, atau berdasarkan ‘gengsi’ dari universitas, atau bisa juga ada yang menjawab berdasarkan lokasi universitas yang paling dekat dengan rumah.

Singkatnya, langsung gua jawab aja ya: Indikator yang paling tepat dalam memetakan persaingan masuk untuk setiap prodi bukanlah dengan melihat passing grade, bukan juga dengan melihat gengsi atau akreditasi universitas, tapi berdasarkan RASIO PEMINAT BERBANDING DENGAN JUMLAH KURSI YANG TERSEDIA.

Mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa passing grade ga bisa jadi indikator yang tepat. Singkatnya sih, passing grade itu berguna untuk mengevaluasi try out, tapi kurang akurat untuk memprediksi tingkat persaingan dalam prodi tertentu. Misalnya passing grade SBMPTN Fakultas Hukum Universitas Padjajaran itu tahun lalu di angka 53, tapi pada tahun ini bisa jadi angka itu bergeser karena peminatnya menurun atau jumlah kursi bertambah.

Nah, sekarang gimana nih caranya melihat rasio jumlah peminat dengan daya tampung. Sedikit banyak, memang lo yang harus mau pro-aktif sendiri untuk mencari tau dari kandidat-kandidat prodi yang lo minati. Untuk mengetahui info jumlah peminat & daya tampung, sebetulnya semua informasi itu dibuka secara umum kok di website resmi SBMPTN. Hanya saja untuk saat ini (Januari 2017), panitia belum mengupdate informasinya. Gua akan kasih 2 contoh pemetaan berdasarkan jumlah peminat tahun 2015 & daya tampung 2016.

simulasi-daya-tampung

Sebagaimana lo bisa lihat sendiri, rasio peminat/kuota didapat dari persentase kuota (tahun berjalan) dibandingkan dengan jumlah peminat tahun lalu. Artinya, semakin kecil persentase, maka tingkat persaingan pada prodi tersebut semakin ketat. Dari data di atas, maka dapat disimpulkan bahwa persaingan masuk Farmasi UGM itu persaingannya sangat ketat, sementara untuk masuk FMIPA IPB relatif lebih longgar. Sementara untuk jurusan Ilmu Hukum UI relatif lebih ketat dibanding beberapa PTN lainnya. Sementara itu, Ilmu Hukum UB bisa dikatakan persaingan yang paling ringan dibandingkan alternatif prodi yang lain. Sampai di sini kira-kira jelas ya gimana memetakan tingkat persaingan untuk setiap prodi.

 

Langkah 6: Optimalkan Peluang Penerimaan di setiap jalur seleksi

Oke, kita sampai pada tahap terakhir. Pada tahap ini, gua asumsikan lo udah punya keputusan yang bulat terkait dengan :

  • Bidang ilmu yang ingin ditekuni (Langkah 1)
  • Beberapa alternatif prodi yang menjadi tujuan kuliah (Langkah 2 & 3)
  • Peta seberapa ketat persaingan dari masing-masing prodi yang menjadi target tujuan lo (Langkah 5)

Sekarang dengan modal 3 point di atas, pertanyaannya adalah :

Bagaimana strategi untuk plotting opsi-opsi prodi tsb agar kita dapat MEMAKSIMALKAN PELUANG PENERIMAAN pada seleksi SNMPTN, SBMPTN, dan UM?

SNMPTN

Pada prinsipnya kamu hanya memiliki 2 modal untuk menjadi bahan pertimbangan seleksi SNMPTN, 2 modal tersebut adalah adalah (1) nilai raport kamu semester 1-5 dan (2) indeks sekolah kamu masing-masing. Lebih detail mengenai tolak ukur 2 hal di atas tidak bisa diketahui secara pasti karena merupakan rahasia internal masing-masing PTN. Satu-satunya cara untuk memprediksikan adalah dengan melihat tren dari sejarah penerimaan SNMPTN di sekolah kamu pada beberapa angkatan di atas kamu.

Jika kamu melihat tren bahwa sekolah kamu langganan bisa masuk PTN A untuk prodi (misalnya) teknik Kimia. Maka, peluang kamu untuk bisa masuk prodi tsb pada PTN A relatif lebih besar daripada kamu daftar ke PTN lain, dimana sekolah asal kamu tidak pernah punya track record penerimaan sebelumnya.

Tips lain yang bisa gua share adalah, jika kamu tidak terlalu pede dengan nilai rapor atau index sekolah kamu, sebaiknya JANGAN mengisi pilihan 1 dengan prodi yang tingkat persaingannya tinggi, sementara pilihan 2 & 3 lo isi dengan prodi yang persaingannya relatif mudah. Kenapa jangan? karena berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim Zenius, jumlah peserta yang diterima pada pilihan 2 & 3 relatif sangat sedikit dibandingkan penerimaan pada pilihan 1. Jadi praktisnya, jika kamu langsung menaruh PTN yang tingkat persaingannya relatif mudah LANGSUNG pada pilihan 1, kemungkinan kamu diterima akan lebih tinggi.

prioritas jurusan

Namun demikian, pada dasarnya seleksi SNMPTN ini memang jangan terlalu diharapkan, anggap saja jika diterima adalah BONUS. Apalagi jika kamu adalah siswa/siswi SMK atau MA, gua bahkan menyarankan lo tidak perlu terlalu memusingkan SNMPTN sama sekali. Karena berdasarkan survei beberapa tahun terakhir, jumlah penerimaan SNMPTN dari mereka yang sekolah asalnya SMK atau MA, tidak lebih dari 1% saja. Artinya 99% yang diterima berasal dari SMA. Lebih lanjut mengenai strategi memperbesar peluang penerimaan SNMPTN, bisa kamu baca artikel Gimana caranya memaksimalkan peluang di SNMPTN

SBMPTN

Oke, gua langsung aja ke tips menentukan jurusan pada seleksi SBMPTN, ada 2 tips utama yang sangat gua sarankan:

Tips 1: Prioritaskan universitas yang tidak memiliki opsi Ujian Mandiri

Perlu lo perhatikan juga, bahwa ada beberapa PTN yang tidak membuka jalur ujian mandiri, misalnya ITB, UNPAD, dll. Nah, jika dalam beberapa alternatif pilihan prodi lo adalah universitas yang tidak membuka jalur mandiri, berarti pastikan prodi tsb lo ambil di jalur SBMPTN!

Jangan sampai jadwal tes ujian mandirinya bentrok jadwalnya satu sama lain! Dalam konteks di atas, kemungkinan yang biasanya selalu bentrok jadwal tes ujiannya adalah UTUL UGM dan SIMAK UI. Jadi pada akhirnya lo harus memilih salah satu untuk diikuti Ujian Mandirinya, sementara 1 lagi masuk jadi pilihan di SBMPTN.

Tips 2: Prodi yang persaingannya ketat, sebaiknya ambil di Ujian Mandiri

Nah, terus gimana dong cara paling efektif untuk menentukan mana pilihan 1,2,3? Rumusnya adalah : Prodi yang tingkat persaingannya ketat, lebih baik dikejar di Ujian Mandiri, daripada di SBMPTN. Kenapa begitu? Karena berdasarkan pengalaman gua, tingkat persaingan di Ujian Mandiri relatif tidak seketat jalur SBMPTN.

Ujian Mandiri

Setelah kamu selesai plotting pilihan jurusan untuk SBMPTN, berarti sisanya kamu bisa mengikuti Ujian Mandiri: SIMAK UI, UM Undip, SPMB Mandiri Unsoed. Beberapa saran gua untuk mengikuti Ujian Mandiri:

  1. Jangan males ikut Ujian Mandiri! Banyak banget murid zenius tahun-tahun lalu yang akhirnya malah mendapat hasil yang lebih memuaskan di ujian mandiri daripada SNMPTN dan SBMPTN. So, jangan males untuk ikut ujian mandiri. Jika kamu ada waktu, ada kesempatan, jangan disia-siakan, peluang kamu masuk universitas ga akan dateng setiap hari, atau setiap minggu.
  2. Bikin timeline jadwal rundown beberapa ujian mandiri di kalender kamu, supaya kamu ga kelewat deadline penting. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan adalah:
    • Jadwal buka pendaftaran
    • Deadline penutupan pendaftaran
    • Jadwal (+lokasi) tes ujian
    • Jadwal pengumuman hasil tes
    • Deadline batas akhir pembayaran uang kuliah

Pastikan kamu memiliki informasi yang akurat terhadap 5 point di atas untuk masing-masing proses seleksi mandiri yang kamu ikuti. Dengan memiliki jadwal rundown yang jelas serta perencanaan yang matang, tingkat peluang/kemungkinan kamu diterima masuk universitas akan jauh lebih besar daripada mereka yang maju bertanding tanpa melakukan perencanaan yang matang.

Sekian tips dan langkah-langkah strategis untuk masuk universitas dari gue. Semoga bermanfaat & membuat perencanaan lo lebih matang, khususnya untuk mengoptimalkan peluang lo untuk masuk kuliah tahun ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Referensi: Zenius

5 Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Anak IPA Selain Kedokteran

jurusan kuliah terbaik anak IPA

Buat kamu yang jurusan IPA, wajib tahu jurusan-jurusan kuliah program IPA yang bagus buat karier dan juga gaji kita kalau udah kerja nantinya. Selain kedokteran, yang udah umum diketahui banyak orang, ini 5 jurusan kuliah terbaik lain untuk anak IPA.

jurusan kuliah terbaik anak IPA

1. Jurusan Matematika dan IPA (MIPA)

Jurusan ini sering dianggap enggak memiliki prospek kerja yang luas. Tapi sebenarnya, segala sesuatu yang kita jalani sehari-hari itu sangat berhubungan dengan matematika. Mulai dari belanja dengan uang sampai mengetik chat di hape. Ada serangkaian kode matematika yang dibuat di smartphone sehingga bisa menghasilkan kata-kata yang kita lihat.

Jenis pekerjaan di bidang: Statistik dan industri keuangan, teknologi informasi.

2. Jurusan Teknik

Beberapa jurusan kuliah teknik terbaik antara lain: Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Nuklir. Jurusan-jurusan itu punya tujuan pembelajaran yang berbeda. Tapi yang pasti, jurusan teknik itu akan berfokus dan mendalami teknik tentang suatu bidang. Misal, teknik elektro membahas tentang sistem jaringan dan listrik.

Jenis pekerjaan di bidang:

Teknik Industri: Engineering, Warehouse, Produksi, Pengendalian Mutu, Pemeliharaan.

Teknik Kimia: Unit Pengolahan Limbah, Agrobisnis, Industri Renewable Energy

Teknik Mesin: Maintenance Engineer, Modeling/Drafting Engineer, Engine Component Engineer

3. Jurusan Arsitek

Kata siapa jurusan IPA itu anaknya kaku-kaku? Ketika kita lulus sekolah nanti dan mencoba mengambil jurusan ini, kita bakal membuktikan kalau jurusan IPA itu kreatif banget. Jadi seorang arsitek membuat kita enggak hanya melihat suatu hal secara estetika alias nilai keindahan tapi juga memadukannya dengan kekuatan (firmitas) dan kegunaan atau fungsi (utilitas).

Jenis pekerjaan di bidang: Perusahaan Kontraktor, Perusahaan Developer, Biro Konsultan Arsitek.

 

4. Jurusan Komputer

Di bidang komputer, kita bisa coba mengambil jurusan Teknik Informatika. Teknik Informatika mempelajari penerapan logika matematikan untuk mengelola informasi menjadi teknologi komputer yang bermanfaat. Sementara Ilmu Komputer mempelajari

Jenis pekerjaan di bidang: Data Entry, Database Administrator, Capacity Planning, Data Communication dan sebagainya.

5. Jurusan Pertanian

Jurusan ini sering dianggap sebelah mata apalagi di era digital seperti sekarang. Padahal, jurusan ini bakal sangat dan akan selalu dibutuhkan sepanjang masa. Hmm… Mudahnya, kita enggak bakal bisa makan, tapi kita bisa hidup walau enggak internetan. Nah… Makanya, jurusan ini bakal selalu dicari kapan pun itu.

Jenis pekerjaan di bidang: Dinas Tata Kota, Dinas Pertamanan, Dinas Perkebunan

Tips Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

tips memilih jurusan kuliah yang tepat

Tips Memilih Jurusan Kuliah -Bagi kalian yang ingin meneruskan pendidikan masuk ke perguruan tinggi tentunya harus sudah menyiapkan jurusan apa yang akan diambil nanti. Beberapa anak suka mengalami kendala dalam memutuskan utuk memilih perguruan tinggi mana dan memilih jurusan kuliah apa karena sebagian anak belum mengetahui bakat dan minatnya sendiri.

tips memilih jurusan kuliah yang tepat
Tak sedikit anak yang memilih jurusan kuliah atas dasar ikut-ikutan temannya yang sudah kuliah, karena dorongan dan paksaan orang tua dan juga karena mengikuti pacar. Yang perlu kalian tau jika memilih jurusan kuliah tidak sesuai dengan kepribadian, bakat, minat serta potensi diri kita sendiri akan menimbulkan beberapa masalah dalam proses study. Salah memilih jurusan kuliah punya dampak yang signifikan terhadap kehidupan di masa mendatang, kira-kira apa dampak salah memilih jurusan kuliah? Ada yang tau?
Berikut Dampak Salah Memilih Jurusan Kuliah
1. Problem Psikologis
Mempelajari sesuatu yang tidak sesuai minat, bakat dan kemampuan, merupakan pekerjaan yang sangat tidak menyenangkan, apalagi kalau itu bukan kemauan / pilihan anak, tapi desakan orang tua. Belajar karena terpaksa itu akan sulit dicerna otak karena sudah ada blocking emosi. Kesal, marah, sebal, sedih, itu semua sudah memblokir efektivitas kerja otak dan menghambat motivasi. Memilih jurusan kuliah sesuai dengan saran teman atau trend, padahal tidak sesuai dengan minat diri juga punya dampak psikologis, yakni menurunnya daya tahan terhadap tekanan, konsentrasi dan menurunnya daya juang. Apalagi kalau pelajaran kian sulit, masalah semakin bertambah, bisa menyebabkan kuliah terancam terhenti di tengah jalan.

2. Problem akademis

Problem akademis yang bisa terjadi jika salah mengambil jurusan kuliah yaitu, seperti prestasi yang tidak optimum, banyak mengulang mata kuliah yang berdampak bertambahnya waktu dan biaya, kesulitan memahami materi, kesulitan memecahkan persoalan, ketidakmampuan untuk mandiri dalam belajar, dan buntutnya adalah rendahnya nilai indeks prestasi. Selain itu, salah memilih jurusan kuliah bisa mempengaruhi motivasi belajar dan tingkat kehadiran. Kalau makin sering tidak masuk kuliah, makin sulit memahami materi, makin tidak suka dengan perkuliahannya akhirnya makin sering bolos. Padahal, tingkat kehadiran mempengaruhi nilai.

3. Problem relasional

Salah memilih jurusan kuliah membuat anak tidak nyaman dan tidak percaya diri. Ia merasa tidak mampu menguasai materi perkuliahan sehingga ketika hasilnya tidak memuaskan, ia pun merasa minder karena merasa dirinya bodoh, dsb hingga dia menjaga jarak dengan teman lain, makin pendiam, menarik diri dari pergaulan, lebih senang mengurung diri di kamar, takut bergaul karena takut kekurangannya diketahui, dsb. Atau, anak bisa jadi agresif karena kompensasi dari inferioritas di pelajaran. Karena dia merasa kurang di pelajaran, maka dia berusaha tampil hebat di lingkungan sosial dengan cara missal, mendominasi, mengintimidasi anak yang dianggap lebih pandai, dsb.

Nah, setelah kita tau betapa besar dampak salah memilih jurusan kuliah, maka tugas kita selanjutnya adalah bagaimana cara memilih jurusan yang benar.
Bagaimana memilih jurusan kuliah yang tepat?

Memilih jurusan kuliah pada dasarnya merupakan sebuah proses yang sudah dimulai sejak masa anak-anak. Kesempatan, stimulasi, pengalaman apa saja yang diberikan pada anak sejak kecil secara optimum dan konsisten, itu akan menjadi bekal, modal dan fondasi minat dan bakatnya. Makin banyak dan luas exposure-nya, makin anak tahu banyak tentang dirinya, tapi makin sedikit exposure nya, makin sedikit juga pengetahuan anak tentang dirinya. Menurut Gunadi et al (2007), ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemilihan jurusan agar jurusan yang dipilih tepat, berikut tips memilih jurusan yang tepat menurut Gunadi (2007):

Mencari informasi secara detil mengenai jurusan yang diminati. Sebelum memilih jurusan, hendaknya anak punya informasi yang luas dan detil, mulai dari ilmunya, mata kuliahnya, praktek lapangan, dosen, universitasnya, komunitas sosialnya, kegiatan kampusnya, biaya, alternative profesi kerja, kualitas alumninya, dsb.

Menyadari bahwa jurusan yang dipilih hanya merupakan salah satu anak tangga awal dari dari proses pencapaian karir. Anak perlu tahu realitanya, bahwa jurusan yang dipilih tidak menjamin kesuksesan masa depannya. Jangan dikira bahwa dengan kuliah di jurusan tersebut maka hidupnya kelak past sukses seperti yang di iklankan.
Jurusan yang dipilih sebaiknya sesuai dengan kemampuan dan minat siswa yang bersangkutan. Jika seorang siswa memilih jurusan sesuai dengan kemampuan dan minatnya, maka dirinya akan mampu bertahan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan selama kuliah, namun jika dirinya tidak memiliki kemampuan dan minat dalam jurusan yang dipilih, bisa mempengaruhi motivasi belajar seperti yang telah dijelaskan di atas.
Berpikiran jauh ke depan melihat konsekuensi dari setiap pilihan, apakah mampu menjaga komitmen dan konsekuensi kerja sebagai akibat dari pilihan itu? Di setiap pilihan pasti ada konsekuensi profesi, jangan sampai ingin punya status tapi tidak ingin menjalani konsekuensinya. Jangan sampai ingin jadi dokter tapi tidak siap mendapatkan panggilan mendadak tengah malam dari pasiennya; ingin jadi tentara tapi takut berperang; ingin jadi guru tetapi tidak sabar / tidak senang disuruh menghadapi anak murid. Jadi, kalau sudah punya cita-cita, siapkan mental, fisik dan komitmen untuk mau belajar menghadapi tantangannya.
Jurusan yang dipilih sebaiknya sesuai dengan cita-cita anak. Setiap anak pasti memiliki cita-cita. Jika anak bercita-cita menjadi psikolog maka sebaiknya memilih jurusan psikologi bukan jurusan sosiologi atau yang lainnya. Jika ingin menjadi dokter, ya harus mengambil kuliah kedokteran. Pelajari bidang studi yang mempunyai beberapa proses. Misalnya, anak kelak ingin menjadi dokter bedah, maka terlebih dahulu harus menjalani kuliah di kedokteran umum.
Menyiapkan beberapa alternatif. Alangkah baiknya jika anak memiliki lebih dari satu alternative untuk menjaga jika dirinya tidak masuk di alternative pertama, maka masih ada kesempatan di alternative berikutnya. Pemilihan alternative studi harus pun diupayakan yang masih sesuai dengan minat dan kemampuan anak, bukan karena pilihan yang paling besar kemungkinan diterima padahal tidak sesuai minat.
Kuliah membutuhkan banyak biaya dan waktu yang tidak sebentar. Maka, selagi masih belum terlanjur, memilih jurusan kuliah harus memang benar-benar tepat untuk anda, jangan sampai nantinya putus ditengah jalan.