21 Negara dengan Gaji Guru Tertinggi di Dunia

gaji guru tertinggi di dunia

Guru adalah pekerjaan mulia yang mendidik generasi penerus bangsa. Istilah guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa pun layak disematkan kepada guru yang tidak pernah pamrih untuk memberikan pengetahuannya kepada generasi muda. Sayangnya, di Indonesia beban berat guru sebagai orang yang digugu dan ditiru sering berhimpitan dengan keadaan keuangan yang kurang mencukupi kehidupan sehari-hari.

Sudah jamak diketahui kalau gaji guru di Indonesia, terlebih di daerah dan di pedalaman jauh dari kata jauh. BIla kita bandingkan dengan negara-negara ini maka sangat jauh penghargaan pemerintah terhadap guru. Inilah negara yang membayar tenaga pendidiknya sangat mahal karena mereka tahu kunci sukses suatu bangsa adalah pendidikan, dan tonggak utama pendidikan adalah guru yang berkualitas.

Berikut 21 negara yang menggaji guru paling besar di dunia dikutip dari Huffington Post.

1. Singapura
Gaji guru di negara berlambang singa itu mencapai USD45.775 atau senilai dengan Rp512 juta per tahun.

2. Amerika Serikat (AS)
Negeri Paman Sam itu menghargai para guru dengan menggaji mereka sebesar USD44.917 per tahun. Jumlah tersebut setara dengan Rp503 juta.

3. Korea Selatan
Di posisi ketiga, terdapat Korea Selatan yang membayar gaji guru sebesar USD43.874 atau senilai Rp491 juta per tahun.

4. Jepang
Terpaut Rp2 juta, para guru di Negeri Sakura rata-rata menerima gaji senilai USD43.775 (Rp489 juta) per tahun.

5. Jerman
Lain halnya dengan Jerman. Rerata guru di Jerman digaji sebesar USD42.254 atau senilai Rp471 juta per tahun.

6. Swiss
Dengan selisih sekira Rp33 juta, Swiss berada di peringkat keenam. Negara yang dikenal netral itu menggaji para guru di negaranya sebesar USD39.326 atau yang senilai dengan Rp438 juta per tahun.

7. Belanda
Rata-rata guru di Negeri Kincir Angin memperoleh gaji senilai USD37.218 (Rp415 juta) per tahun.

8. Inggris (UK)
Negera di bawah asuhan Queen Elizabeth II menempati posisi kedelapan dengan rerata gaji guru per tahun d sana yang mencapai USD33.377 atau sebesar Rp372 juta.

9. Israel
Terpaut Rp10 juta, Israel menempati urutan kesembilan. Para guru di Israel rata-rata memperoleh gaji sebesar USD32.447 yang senilai dengan Rp362 juta per tahun.

10. Spanyol
Negeri Matador itu membayar gaji guru rata-rata USD29.475 per tahun. Jumlah tersebut setara dengan Rp329 juta.

Menjadi guru bukanlah pekerjaan mudah. Sebab, salah satu faktor keberhasilan pendidikan di sebuah negara adalah guru. Maka, tidak heran ketika para guru di sejumlah negara memiliki pendapatan fantastis per tahun.

Meski demikian, Finlandia yang merupakan negara dengan pendidikan terbaik se-dunia tidak berada di urutan pertama. Finlandia berada di peringkat 12 dengan rerata gaji guru di sana sebesar Rp321 juta per tahun.

11. Prancis
Di Prancis, rerata gaji guru per tahun mencapai USD28.828 atau sebesar Rp322 juta.
12. Finlandia
Pada negara dengan pendidikan terbaik di dunia, rata-rata guru bergaji USD28.780 atau Rp321 juta per tahun. Jumlah ini hanya terpaut sekira Rp1 juta dibandingkan dengan Perancis yang berada pada urutan 11.

13. Italia
Para guru di Italia rata-rata menerima gaji USD28.603 atau senilai Rp319 juta per tahun.

14. Selandia Baru
Negara yang terkenal sebagai penghasil kiwi itu rata-rata membayar gaji guru sebesar USD28.438 atau sebesar Rp318 juta per tahun.

15. Turki
Rata-rata guru di Turki memiliki pendapatan sebesar USD25.378 per tahun. Jumlah tersebut setara dengan Rp283 juta.

16. Portugal
Terpaut Rp19 juta, para guru di Portugal rata-rata menerima gaji sebesar USD23.614 atau senilai dengan Rp264 juta per tahun.

17. Yunani
Negara yang menempati urutan ke-12 untuk destinasi pariwisata internasional itu menggaji para guru sebesar USD23.341 (Rp261 juta) per tahun.

18. Republik Ceko
Selisih Rp38 juta dari Yunani, Republik Ceko berada pada urutan 18. Para guru di negara tersebut rata-rata berpendapatan USD19.953 atau senilai Rp223juta per tahun.

19. Brasil
Para guru di negara yang terkenal akan kemahiran pesebakbolanya itu memiliki pendapatan USD18.550 per tahun. Jumlah tesebut setara dengan Rp207 juta.

20. China
Di negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, gaji rerata para guru mencapai USD17.730 atau sebesar Rp198 juta.

21. Mesir
Di peringkat 21 terdapat negara Mesir. Para guru di negara tersebut memiliki pendapatan senilai USD10.604 atau sebesar Rp118 juta per tahun.

7 Fakta Kejahatan Dunia Kedokteran yang Selama ini Ditutupi

7 Fakta Kejahatan Dunia Kedokteran

Kemajuan ilmu kedokteran memang bisa menyelamatkan nyawa seseorang, tapi kadang percobaan yang dilakukan para ilmuwan melanggar etika yang ada. Ini dia 7 Fakta Kejahatan Kedokteran di Dunia yang melibatkan subyek manusia.

Seperti dikutip dari LiveScience, ada 7 percobaan medis terburuk dalam sejarah yang melibatkan manusia sebagai subyeknya, yaitu:

1. Studi Tuskegee

Studi ini berlangsung selama 40 tahun. Menurut Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS, dinas kesehatan meluncurkan penelitian mengenai efek kesehatan dari sifilis yang tidak diobati. Sayangnya hal ini tidak diketahui oleh partisipan, baik yang mendapat perawatan sifilis maupun yang tidak.

Peneliti melacak perkembangan penyakit pada 399 laki-laki kulit hitam di Alabama, termasuk 201 laki-laki yang sehat. Ilmuwan mengungkapkan pada partisipan bahwa diriya sedang dirawat karena memiliki ‘bad blood’. Partisipan ini tidak pernah mendapatkan perlakuan yang memadai, bahkan sampai tahun 1947 ketika penisilin menjadi pilihan obat untuk mengobati sifilis.

2. Studi sifilis di Guatemala

Antara tahun 1946-1948, pemerintah AS dan Guatemala melakukan studi bersama dengan cara sengaja menginfeksikan sifilis pada tahanan di Guatemala dan pasien di rumah sakit jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bahan kimia yang bisa mencegah penyebaran penyakit.

Peneliti berusaha menginfeksikan subyek dengan cara menyuruhnya berhubungan seks dengan pelacur yang sudah terinfeksi. Meskipun penderita sifilis ini diberikan obat penisilin, tapi tidak ditemukannya perawatan lanjutan bagi pasien tersebut.

3. Percobaan bedah pada budak

Tokoh ginekologi modern, J Marion Sims banyak memperoleh ketenaran dengan melakukan operasi eksperimental terhadap perempuan budak. Sims melakukan percobaan pembedahan tanpa anestesi (sebagian anestesi belum ditemukan), namun ia mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak cukup menyakitkan. Padahal dalam Journal of Medical Ethics tahun 1993 dituliskan melakukan eksperimental dengan manusia tidak dapat diterima.

4. Pembunuhan Burke dan Hale

Sampai tahun 1830-an eksekusi pembunuhan relatif jarang, sehingga banyak ahli anatomi tubuh mengambil atau membeli tubuh manusia dari para perampok. Hingga akhirnya William Hale dan temannya William Burke membuka wirausaha penginapan dan menjual tubuh untuk dijual pada para ahli anatomi. Akibat kejahatannya tersebut Burke kemudian dihukum gantung untuk kejahatannya.

5. The Monster Study

Tahun 1939 peneliti ingin membuktikan teori bahwa perilaku gagap disebabkan oleh kecemasan seorang anak untuk berbicara. Peneliti duduk dengan anak-anak anak yatim dan mengatakan bahwa anak-anak ini menunjukkan tanda-tanda kegagapan dan tidak boleh berbicara kecuali yakin bisa berbicara dengan benar. Percobaan ini membuat anak yang tadinya normal menjadi cemas dan menjadi diam.

6. Japan’s Unit 731

Sepanjang tahun 1930-an sampai 1940-an, tentara kekaisaran Jepang melakukan perang biologis dan tes medis terhadap penduduk sipil dan sebagian besar China. Jumlah korban tewas dari eksperimental brutal ini tidak diketahui, tapi kemungkinan ada 200.000 orang.

Studi ini melibatkan sumur yang terinfeksi kolera, tipus, kutu dan para tahanan berbaris dalam cuaca dingin untuk menentukan pengobatan terbaik bagi radang dingin. Kekejaman lainnya adalah para tahanan ditutup matanya dengan gas racun, lalu dimasukkan ke ruangan sampai matanya keluar dan membedahnya saat masih hidup dan sadar.

7. Percobaan medis Nazi

Mungkin percobaan yang terkenal jahat sepanjang masa adalah yang dilakukan oleh Josef Mengele, seorang dokter SS di Auschwitz, dan ia mengumpulkan mata dari korban pasiennya. Percobaan ini menggunakan tahanan untuk menguji pengobatan terhadap penyakit menular dan perang kimia. Sementara yang lainnya dipaksa menjadi beku dalam ruangan bertekanan rendah sebagai percobaan penerbangan.

Sementara itu ada pula percobaan dengan cara mengikat payudara perempuan dengan tali sehingga peneliti bisa melihat berapa lama bayi bisa bertahan dengan kelaparan. Hingga akhirnya sang bayi disuntik dengan morfin mematikan untuk mengakhiri penderitaannya. Diketahui bahwa Mengele meninggal di Brazil tahun 1979 akibat stroke.

6 Fakta Terlupakan Dibalik Hari Kemerdekaan Indonesia

6 Fakta Terlupakan Dibalik Hari Kemerdekaan Indonesia

Fakta yang terlupakan dibalik Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia . Tujuh belas Agustus adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia dan seluruh rakyatnya. Tepatnya 17 Agustus tahun 1945, karena pada tanggal tersebutlah merupakan awal kebangkitan rakyat Indonesia dalam melawan penjajah sekaligus penanda awalnya sebuah Revolusi. Namun tahukan kamu, ada beberapa fakta unik dan menarik, mengenai hari kemerdekaan negara kita tercinta ini yang akan sayang jika kamu lewatkan, apa sajakah fakta unik mengenai hari kemerdekaan itu?

Inilah 6 Fakta yang Terlupakan Dibalik Hari Kemerdekaan Indonesia

1. Presiden sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan

Pukul 08.00 17 Agustus 1945 yakni 2 jam sebelum pembacaan teks Proklamasi , Bung Karno masih tertidur dikamarnya, di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, Cikini, Jakarta. Rasa lemas dan suhu badan tinggi didiagnosa dokter Soekarno saat itu terkena gejala malaria tertiana. Saat dibangunkan oleh sang dokter Dr. Soeharto, beliau mengeluh “Pating Greges”. Kemudian akhirnya dokter memutuskan untuk menyuntikan chinineurethan intramusculair dan memberikan pil brom chinine padanya, setelah itu beliau diminta untuk istirahat sejenak agar obat segera bereaksi pada tubuhnya. Pada pukul 09.00 beliau sudah berpakaian rapih dengan baju putih-putih, kemudian menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat jam 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah, meskipun seusai proklamir beliau kembali ke kamar karena merasa masih meriang, namun saat itulah awal terjadinya sebuah revolusi.

2. Bendera dari kain Tukang Soto dan Seprai

Jika saat ini bendera negara dibuat dengan seapik-apiknya, hal tersebut jauh berbeda dengan bendera merah putih pertama yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Warna putih dari bendera didapat dari seprai tidur Bung Karno sedangkan warna merahnya didapat dari kain tukang soto.

3. Naskah Proklamasi di Temukan di Tempat Sampah

Teks asli naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno sesungguhnya tidak pernah dimiliki dan didokumentasikan oleh Pemerintah. Naasnya, naskah historis tersebut disimpan dan dijaga dengan baik oleh seorang wartawan BM bernama Diah. Dian mengaku menemukan naskah tersebut dikeranjang sampah di rumah Laksamana Maeda pada 17 Agustus 1945 dini hari. Namun setelah disalin ulang dengan mesin ketik oleh Sajuti Melik pasa 29 Mei 1992, naskah yang telah ia simpan selama 46 tahun itu ia serahkan pada Presiden Soeharto.

4. Proklamasi Indonesia dijadikan setting film Hollywood

Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, “Tahun Vivere Perilocoso” (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film – dalam bahasa Inggris; “The Year of Living Dangerously”. Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan Australia yg ditugaskan di Indonesia pada 1960-an, pada detik2 menjelang peristiwa berdarah th 1965. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

5. Negatif Dokumentasi Kemerdekaan Diletakan Di Bawah Pohon

Berkat Kebohongan Frans Mendoer, Fotografer yang mendokumentasikan detik-detik menjelang kemerdekaan yang menyatakan pada tentara Jepang bahwa ia tidak meiliki negatif photo tersebut dan sudah menyerahkannya pada Barisan pelopor, sebuah gerakan pelopor. Padahal negatif dokumentasi tersebut sengaja ia tanam dibawah pohon dekat halaman Kantor harian Asia Raja dan sampai saat ini-lah dokumentasi tersebut bisa kita saksikan.

6. Proklamator ‘hampir’ lebih dari dua orang

Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya “lebih dari dua” proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no 1, Jakarta.

Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat din hari itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi harinya. Tetapi usul ditolak oleh Soekarni, seorang pemuda yang hadir.

Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon proklamator yang gagal : Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. “Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau”, gerutu Bung Hatta karena usulnya ditolak.