Inilah Daftar 20 Universitas Terbaik di Indonesia

universitas terbaik di indonesia

Universitas terbaik di Indonesia banyak mengalami perubahan berdasarkan rilis terbaru lembaga 4 International Colleges & Universities (4ICU) Juli 2013. Untuk peringkat satu universitas terbaik Indonesia memang masih dipuncaki Universitas gadjah Mada, namun banyak perubahan yang terjadi sedikit banyak mengubah peta persaingan bagi calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Berikut adalah daftar universitas terbaik Indonesia.

Inilah urutan 20 besar universitas terbaik di Indonesia per Juli 2013 versi 4ICU:

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
2. Universitas Indonesia (UI)
3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
4. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
5. Universitas Kristen Petra
6. Universitas Padjajaran (Unpad)
7. Universitas Brawijaya (Unibraw)
8. Universitas Sebelas Maret (UNS)
9. Universitas Diponegoro (Undip)
10. Universitas Sumatera Utara (USU)
11. Institut Pertanian Bogor (IPB)
12. Universitas Atma Jaya
13. Universitas Airlangga (Unair)
14. Universitas Gunadarma
15. Universitas Sriwijaya (Unsri)
16. Universitas Nusa Cendana
17. Institut Teknologi 10 November (ITS)
18. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
19. Universitas Mercu Buana
20. Universitas Bina Nusantara (Binus)

Mengenal Lebih Dekat Sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT)

ukt

Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 97/E/KU/2013 tertanggal 5 Februari 2013, maka pihak Dikti meminta agar Perguruang Tinggi melaksanakan dua hal, yaitu:

  1. Menghapus uang pangkal bagi mahasiswa baru program S1 Reguler mulai tahun akademik 2013/2014.
  2. Menetapkan dan melaksanakan tarif Uang Kuliah Tunggal bagi mahasiswa baru S1 Reguler mulai tahun akademik 2013/2014.

Uang Kuliah Tunggal (UKT) adalah sistem pembayaran akademik di mana mahasiswa program S1 reguler membayar biaya satuan pendidikan yang sudah ditetapkan jurusannya masing-masing. UKT dinilai sebagai terobosan baru dalam pembayaran akademik. Ciri khas UKT adalah dihapuskanya Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik (SPMA) di semua jurusan universitas di Indonesia, dan dengan sistem pembayaran yang ditetapkan per semester oleh jurusan masing-masing, maka sistem pembayaran dengan Sistem Kredit Semester (SKS) tidak berlaku lagi.

Harapan Mendikbud dan Dirjen Dikti menginstruksikan UKT akan diberlakukan mulai tahun ajaran 2013/2014. Dengan UKT, mahasiswa baru tak perlu membayar berbagai macam biaya, tetapi hanya membayar UKT yang jumlahnya akan tetap dan berlaku sama pada tiap semester selama masa kuliah. Mendikbud menjanjikan, tidak akan ada lagi biaya tinggi masuk PTN. Pemerintah akan memberikan dana bantuan operasional pendidikan tinggi negeri (BOPTN). Dana BOPTN meningkat dari tahun lalu Rp 1,5 triliun menjadi Rp 2,7 triliun tahun ini.

Saat ini, semua PTN masih menghitung besaran UKT, termasuk Unsri

yang kemudian hasilnya diserahkan ke Ditjen Dikti untuk mendapat persetujuan dan ditentukan besaran BOPTN yang akan diberikan kepada masing-masing PTN. Besar kemungkinan UKT yang dihitung PTN tak banyak berbeda dengan biaya yang sudah berjalan saat ini. Kemungkinan PTN akan menghitungnya berdasarkan pembiayaan pendidikan tahun sebelumnya yang sudah telanjur mahal. Uang pangkal yang nilainya besar bisa saja diratakan untuk delapan semester sehingga kelihatan kecil.

Kalau kondisi ini yang terjadi, harapan UKT murah tidak akan terwujud, bahkan bisa jadi akan lebih memberatkan. Seharusnya PTN menghitung secara cermat UKT dengan melakukan efisiensi pada pos-pos pembiayaan yang prioritasnya rendah sehingga bisa menekan UKT. Namun, dengan waktu yang sangat terbatas, mengingat proses pendaftaran SNMPTN sudah dimulai 1 Februari 2013, kemungkinan cara ini tidak bisa dilakukan.

Kuliah dengan sistem kredit tak sesuai dengan biaya pendidikan yang tetap sepanjang masa studi. Misalnya apabila nanti UKT salah satu jurusan adalah Rp 7,5 juta per semester. Seorang mahasiswa di semester akhir yang tinggal mengerjakan tugas akhir dengan bobot 4 SKS akan keberatan jika harus membayar Rp 7,5 juta. Dengan BOP per SKS seperti yang berlaku di UGM , seharusnya dia hanya membayar SPP Rp 540.000 plus 4 SKS dengan tarif Rp 75.000 per SKS (untuk eksak) atau Rp 60.000 per SKS (untuk non-eksak).

Memang sudah tidak lagi ada SPMA, tetapi berdasarkan hitung-hitungan kasar yang telah dilakukan, dengan mengacu pada biaya kuliah total hingga lulus, maka tetap saja UKT akan lebih mahal dari biaya kuliah sebelumnya. Disparitas biaya UKT dan biaya saat ini (non-UKT) tetap besar dan menjadi acuan kami dalam bersikap. Untuk apa disparitas biaya sebesar itu?

Harapan UKT lebih murah hanya tinggal bertumpu pada kebijakan Mendikbud dan Dirjen Dikti dalam memutuskan UKT. Ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan. Pertama, menyetujui usulan UKT PTN dengan cara hitungan yang dilakukan PTN, yang berarti UKT mahal. Kedua, pemerintah memberikan BOPTN dalam jumlah besar sehingga UKT terjangkau. Namun, dana BOPTN sudah ditentukan sebesar Rp 2,7 triliun sehingga tidak mungkin memberikan subsidi melebihi anggaran tersebut. Ketiga, pemerintah berani menghapus pos-pos pembiayaan dengan prioritas rendah yang diusulkan PTN. (referensi: BEM KM UGM)

5 Keanehan dari Sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT)

uang kuliah tunggal

Surat edaran Ditjen Dikti tentang UKT mengacu pada UU Nomor. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Tetapi, tidak disebutkan mengacu ke pasal yang mana dalam surat edaran tersebut. Akan tetapi, beberapa analisa kami mengacu kepada pasal 88 ayat 5 UUPT yang menyebutkan bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai standar satuan biaya operasional Pendidikan Tinggi akan diatur dalam Peraturan Menteri.

Ada beberapa kejanggalan yang terjadi apabila kita melihat UKT lebih dekat lagi, yaitu:

  1. Apabila kita melihat surat edaran Ditjen Dikti, maka itu bukanlah Peraturan Menteri, tetapi itu adalah surat edaran Ditjen Dikti.
  2. Standar satuan biaya operasional pendidikan tinggi sekarang, dengan adanya sistem UKT, masih dalam tahap penghitungan oleh PTN, bukan satuan yang ditetapkan Menteri, seperti yang tertera dalam pasal 88 ayat 5 UUPT.
  3. Memang ada Peraturan Mendikbud Nomor 58 Tahun 2012 tentang BOPTN. Tetapi, BOPTN bukanlah kepanjangan dari ‘Biaya Operasional Perguruan TInggi Negeri’ melainkan ‘Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri’. Jauh berbeda makna ‘biaya’ dan ‘bantuan’
  4. Kenaikan BOPTN versi bantuan (bukan biaya), maka logikanya uang kuliah menjadi turun karena ada kenaikan yang luar biasa hampir 2 kali lipat dari tahun sebelumnya, tetapi sekali lagi berdasarkan hitungan-hitungan kami terkait biaya UKT dan non-UKT, ada disparitas biaya yang lebih mahal dari sebelumnya. Logikanya mengapa bantuan lebih banyak turun, tetapi uang kuliahnya jadi lebih mahal bukan lebih murah? Kemana uang-uang tersebut dialokasikan?
  5. Sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) ini lebih menguntungkan calon mahasiswa yang membayar SPMA lebih besar, dan merugikan calon mahasiswa baru yang membayar SPMA lebih kecil dan menengah.

Tips Agar Terhindar dari Bibir Pecah-pecah Saat Puasa

bibir pecah pecah saat puasa

Tips menghindari bibir kering dan pecah-pecah saat berpuasa di bulan Ramadhan – Ketika berpuasa tanpa makan dan minum selama 14 jam tubuh kekurangan asupan air. Tubuh yang kekurangan air dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Nah, dehidrasi itu tidak terjadi hanya pada tubuh saja, dehidrasi juga berpengaruh pada kulit terutama bibir.

Saat tubuh mengalami dehidrasi, kulit menjadi kering dan berisisik. Bibir biasanya tempat yang paling kerasa dan terlihat oleh orang lain ketika kita kekurangan cairan. Buat anda yang berpuasa di bulan ramadhan tahun 2013 ini, ada tips agar bibir tidak kering dan pecah-pecah selama menjalani ibadah puasa.

Ini tipsnya:

Perbanyak konsumsi buah

Perbanyaklah konsumsi buah saat berbuka maupun sahur. Buah mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah seharian tidak makan dan minum. Konsumsilah buah yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, pepaya, mangga, dan kiwi karena vitamin C bagus untuk menjaga kelembaban kulit dan bibir.

Hindari makanan pedas dan asin

Saat berbuka puasa dan sahur hindari makanan pedas dan terlalu asin. Kedua jenis makanan ini dapat menyebabkan bibir dan mulut kering. Selain itu mengonsumsi makanan asin dan pedas malah membuat Anda cepat haus.

Pakai Lip-Balm

Cara lain mencegah bibir kering adalah rajin mengoleskan lip balm. Carilah pelembab bibir yang sifatnya emolian seperti vaseline, yang berbahan dasar lemak hewani, untuk memberikan kelembaban ekstra.

Hindari bernapas dari mulut

“Bernapaslah dari hidung” kata banyak pakar dermatologis. Bernapas dari mulut menyebabkan bibir menjadi cepat kering.

Jangan menjilat bibir

Bibir yang kering memang membuat seseorang jadi tersu menjilatnya. Padahal itu tidak baik bagi bibir. “Menjilat bibir akan merusak pelindung pada bibir. karena mengandung enzim yang semakin membuat bibir jadi kering,” menurut ahli dermatologis.

Demikianlah tips agar bibir tidak kering dan pecah-pecah saat berpuasa versi AnakUnsri.com. Semoga bermanfaat dan dapat diaplikasikan bagi orang yang berpuasa.

Tips Sukses Mendapatkan Beasiswa Erasmus Mundus

tips dapat beasiswa ke luar negeri

Tahu Program Beasiswa Erasmus Mundus gak Anak Unsri? Beasiswa Erasmus Mundus adalah adalah program beasiswa dalam bidang pendidikan tinggi dalam rangka untuk mempromosikan Uni Eropa sebagai pusat keunggulan dan kemajuan dunia. Nah, tiap tahunnya Erasmus Mundus ini memberangkatkan puluhan hingga ratusan pelajar Indonesia untuk merasakan pendidikan tinggi di Eropa. Salah satunya adalah Tahrizi Andana, penerima beasiswa program doktoral Erasmus Mundus.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tips sukses mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus dari seorang Tahrizi Andana, yang baru berusia 21 tahun tapi sudah mengenyam pendidikan S-3. Siapa itu Tahrizi Andana? Baca info seputar Tahrizi Andana disini.

Berikut tips ampuh mendapatkan Beasiswa Erasmus Mundus dari Tahrizi Andana:

Sesi pertama, urusan administrasi harus diutamakan. Usahakan lolos semua persyaratan. Urus juga surat rekomendasi.

Sesi kedua, interview diusahakan dijawab sebisa mungkin dan setepat mungkin jawabannya.

Sesi ketiga, motivasi belajar yang tinggi. Motivasi belajar yang tinggi membuat calon penerima beasiswa giat dan terus berusaha untuk mengetahui ilmu dan pelajaran yang ada dalam kehidupan ini.

Semoga bermanfaat, dan di masa mendatang akan banyak Anak Unsri yang menerima beasiswa Erasmus Mundus. Aamin

Tahu Gak Kalau IP Mahasiswa Menentukan Derajat dan Sifat Mahasiswa

Percaaya gak percaya, ada yang namanya kasta dalam dunia mahasiswa. Kasta ini dilihat dari IPK seorang mahasiswa.

Tak percaya juga, nih simak ulasannya.


1. IP 3,50 sampai 4.00

Mahasiswa dalam kategori ini termasuk mahasiswa yang rajin dalam dunia perkuliahan, suka ke kampus setiap hari, nongkrong di perpustakaan berjam-jam, selalu buat tugas, belajar saat ujian, menjadi asisten dosen ama LAB n sebagian kecil ada yang main game online

2. IP 3,00 sampai 3,49

Mahasiswa dalam kategori ini sebenarnya cukup rajin kuliah, namun sedikit malas belajar tapi tugas selalu kumpul dan absen full tapi malas nongkrong di perpustakaan karena bosan( pengalaman TS mengamati temen” dalam golongan IP ini ). sebagian juga aktif sebagai pengurus dalam organisasi kerohanian

3. IP 2,50 sampai 2,99

Mahasiwa dalam golongan IP ini dalam pemikiran mereka yang penting absen ama bikin tugas doank Ujian ngak mau belajar, masih suka juga ge-dota + CS sampai malam di kampus ama sibuk di Organisasi terutama Himpunan Mahasiswa dan kerohanian serta sebagian malah aktif banget

4. IP 2,00 sampai 2,49

Mahasiswa dalam golongan ini sebenarnya kondisinya 50:50 antara malas dan rajin, absen pasti ada yang bolong, malas bangun pagi selesai kuliah langsung hilang dari kampus, ada juga yang lagi pacaran kalo lagi ngak pacaran pasti main game, ge-dota ato CS di kampus sampai malam

5. IP 1,50, sampai 1,99

Mahaiswa dalam golongan ini sebenarnya TS kurang tahu karena belom pernah ketemu dengan mahasiswa dalam golongan IP ini.

6. IP 1,00 sampai 1,49

Nah, yang di golongan ini banyak mahasiswa yang sudah hilang arah dan memang sudah ada yang hilang arah sebelum kuliah, suka nongkrong di kampus sambil merokok, suka minta-minta uang dengan muka kasian buat beli rokok,minuman keras ,dll ( gemis-gemis ) pokoknya kacau dah ini mahasiswa.

7. IP dibawah 1,00

Di golongan IP ini gak beda jauh dengan sesepuh di nomor 6, suka main futsal ato basket sampai keringatan baru masuk kuliah ,kuliah cuma cari absen doank, suka terlambat saat kuliah dimulai mungkin dalam pemikiran mereka paling yang penting absen banyak pasti lulus kayak sekolah aja pemikirannya